Asisten I Buka Kegiatan Donor Darah HUT Kota Bima dan HUT Kodam IX/Udayana

Kota Bima, Kahaba.- Asisten I Setda Kota Bima, Drs. Farid M.Si secara resmi membuka kegiatan Donor darah, di Aula Pemkot Lama, Senin (11/5). Kegiatan dengan bekerja sama dengan PMI dan Kodim ini dihadiri oleh pimpinan SKPD lingkup pemerintah Kota Bima.

Aksi donor darah jajaran Polres Bima Kota

Ilustrasi

Ketua PMI Kota Bima, H. Ramli Hakim menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT Kota Bima Ke 13 dan sekaligus HUT Ke-58 Kodam IX/Udayana Tahun 2015.

“Ditargetkan kegiatan donor darah ini dapat mencapai 200 kantong darah. Selain diikuti PMI, juga diikuti oleh perwakilan dari berbagai SKPD, Tim siaga Bencana, Tim Ekspedisi NKRI dan pihak Rumah Sakit,” sebutnya melalui siaran pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima, Ihya Ghazali S.Sos.

Sementara itu, dalam sambutan Walikota Bima yang dibacakan Asisten I Setda Kota Bima Drs. Farid, M.Si, menyampaikan ucapan terima kasih kepada PMI Kota Bima, karena telah ikut memeriahkan HUT Kota Bima ke-13, dengan kegiatan donor darah.

“PMI memiliki peranan yang sangat penting. Selama ini PMI Kota Bima memang belum dapat menjalankan perannya secara optimal. Hal ini bisa dimengerti, mengingat fasilitas yang dimiliki masih sangat kurang, misalnya tidak adanya tempat penyimpanan darah yang layak,” jelasnya.

Kondisi tersebut, diakuinya, tentu banyak dikeluhkan. Masyarakat merasa kurangnya ketersediaan darah di PMI maupun di Rumah Sakit. Keluhan itu tercatat di Rumah Sakit maupun di berbagai klinik di Kota Bima. Para pasien maupun keluarga pasien mengeluhkan sulitnya mendapatkan darah. Padahal kegiatan donor darah di kota bima cukup sering dilaksanakan, baik oleh PMI, Instansi, Maupun komunitas sosial.

“Lagi-lagi harus kita akui, kekurangan sarana dan prasarana menjadi hambatan utama sehingga PMI tidak sepenuhnya dapat memanfaatkan kegiatan donor darah ini karena PMI belum memiliki fasilitas penyimpanan darah yang layak, hal ini harus segera kita cari pemecahannya bersama,” tuturnya.

Diharapkannya dengan kondisi ini tidak membuat PMI Kota Bima berkecil hati, semoga PMI dapat selalu menjadi penolong masyarakat dalam kondisi darurat, khususnya darurat kebutuhan darah dan penanganan bencana.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *