Hasil Klarifikasi Panwaslu, PNS Akui Terlibat Politik Praktis

Kabupaten Bima, Kahaba.- PNS yang terlibat dalam politik praktis saat deklarasi dan pendaftaran pasangan Calon, telah memberikan klarifikasi di Kantor Panwaslu Kabupaten. Hasilnya, PNS tersebut mengakui keterlibatannya. (Baca. Panwaslu Undang Puluhan PNS Terlibat Deklarasi)

Komisioner Panwaslu Kab. Bima, Junaidin SPd

Komisioner Panwaslu Kab. Bima, Junaidin SPd

Komisioner KPU Kabupaten Bima Junaidin SPd mengatakan, PNS yang terlibat dan diundang itu pendukung dari pasangan Petahana dan Pasangan Calon Dinda – Dahlan. Dari puluhan PNS yang dipanggil, baru 50 persen yang hadir. Sementara sisanya, akan disurati lagi untuk hadir melakukan klarifikasi.

“Hasil klarifikasi, ada yang mengaku diinstruksi oleh Kepala UPT Dikpora dan ada yang datang sendiri saat Deklarasi dan pendaftaran,” ujarnya, Kamis (30/8) di Kantornya.

Kata dia, PNS tersebut tidak terlibat dalam kampanye, karena belum masuk dalam masa kampanye, tapi melakukan politik praktis. Dalam keterlibatannya, hasil identifikasi awal untuk pasangan Petahana beberapa PNS membawa massa yang juga PNS. Sementara Pasangan Dinda, tidak.

“Sejauh ini belum ada keterlibatan PNS dari pasangan lain. Untuk itu kita harap warga juga bisa melapor, karena mata kami terbatas untuk melakukan pengawasan,” katanya.

Hasil klarifikasi tersebut, pihaknya masih melakukan kajian. Jika hasil kajian terdapat pelanggaran pidana, atau administrasi maka ditindaklanjuti ke pihak yang berwenang menanganinya.

“Kita juga sudah sampaikan ini ke Bawaslu NTB, dan tembusannya ke BKN dan Menpan RB,” tutur mantan Wartawan itu.
*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *