Pembuang Bayi di Sungai Diciduk

Kota Bima, Kahaba.- Kerja Aparat Polisi Kota Bima patut diacungi jempol. Orang tua bayi yang dibuang di sungai Kelurahan Sadia akhirnya diciduk setelah beberapa jam ditemukannya bayi malang tersebut. (Baca. Lagi, Bayi Dibuang di Sungai)

Warga saat menyaksikan oleh TKP penemuan bayi. Foto: Bin

Warga saat menyaksikan oleh TKP penemuan bayi. Foto: Bin

Pelaku, AIL (21) warga Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu ditangkap sekitar pukul 14.17 Wita, oleh Tim Buru Sergap (Buser) Sat Reskrim Polres Bima Kota, di Kos Kosan Kelurahan Sadia II Kelurahan Sadia.

Kaur Bin Ops (KBO) IPDA Masdidin SH mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku yang juga mahasiswi salah satu perguruan Tinggi swasta (PTS) di Kota Bima. “Pelaku ditangkap di Kosnya di Sadia, pelaku mengaku membuang bayi karena takut malu,” ujarnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, bayi laki laki tersebut dilahirkan pada Sabtu (19/9) pukul 15. 00 wita, di kamar kos Kelurahan Sadia. Bayi yang sudah dilahirkan meninggal dunia. Lalu, pada pukul 19.00 Wita bayi dibungkus pakai sarung dan dimasukan ke dalam kardus mie dibuang ke sungai dekat kos.

“Kami tengah melakukam pengembangan. Pelaku disangkakan dengan pasal 80 ayat 1 Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara,” sebutnya.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. jangan biarkan hal2 buruk lagi mudah terjadi,,,hal2 negatif sudah mulai muncul dengan sendirinya,,,semoga petugas penyelidik maupun pemerintah setempat dpat mengatasinya,,,agar k depannya tidak akan terjadi lg.,,,trimakasihh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *