Dinas Sosial Gelar Bimtek Kelompok Usaha Bersama

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Sosial Kota Bima menggelar Bimbingan Teknis Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Dana APBN Tahun 2015 yang dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kota Bima, M. Farid, M.Si, di Aula SMKN 3 Kota Bima, Selasa (13/10). Hadir dalam kegiatan ini Kepala Seksi Aksesibilitas Bantuan Sosial Kementerian Sosial dan Perwakilan Dinas Sosial dan Catatan Sipil Provinsi NTB.

Ilustrasi

Ilustrasi

Kepala Dinas Sosial dan Transmigrasi Kota Bima, H. Muhidin, dalam laporannya mengatakan, Tahun 2015 Kota Bima mendapat bantuan dana untuk 60 kelompok usaha bersama (KUBE) yang berasal dari dana APBN Kementerian Sosial RI dan 30 KUBE dari dana decon Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB. Untuk Satu KUBE mendapatkan bantuan dana senilai 20 juta.

“Selain dana KUBE, Dinas Sosial Kota Bima juga mendapatkan bantuan dana untuk 70 Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU), satu rumah mendapatkan bantuan dana senilai 10 juta. juga ada bantuan dana keluarga harapan untuk wilayah Kecamatan Rasanae Barat,” jelas Muhidin melalui siaran Pers yang disampaikan Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima Ihya Ghazali.

Diharapkannya, dana bantuan tersebut digunakan sesuai aturan yang berlaku dan berdasarkan kesepakatan kelompok, sehingga sasaran yang ingin dicapai dapat terealisir dalam menanggulangi angka kemiskinan di Kota Bima.

“Bimtek ini diikuti peserta dari anggota KUBE, Pendamping KUBE, PSM, Karang Taruna, Lurah Dan Camat Lingkup Pemkot Bima,” sebutnya.

Kepala Seksi Aksesibilitas Bantuan Sosial Kementerian Sosial RI Sri Marwati, dalam pengantarnya menyampaikan, bantuan itu perlu ditindaklanjuti dengan dialokasikan dalam APBD Kota Bima Tahun 2016, karena bantuan dana tersebut tidak didapatkan terus menerus.

Selain itu Marwati berharap agar membangun sistem yang kuat mulai dari ketua KUBE, Lurah, dan Camat dalam mengentaskan angka kemiskinan sesuai dengan harapan Menteri Sosial RI.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Bima, M. Farid, M.Si dalam sambutanya mengatakan, tahun 2015 angka kemiskinan Kota Bima sudah menurun hingga 11 persen. Hal ini dikarenakan banyak program yang dilakukan oleh Dinas Sosial dan Dinas terkait lainnya dalam pemberdayaan masyarakat.

Dijelaskan Farid, implikasi dari persoalan kemiskinan adalah munculnya berbagai indikator seperti tingginya tingkat pengangguran, kemiskinan, dan ketertinggalan bagi masyarakat yang kurang beruntung. Kelompok inilah yang rentan dari berbagi krisis. Untuk menyikapi hal ini upaya yang tepat adalah dengan menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Kegiatan KUBE ini diharapkan menjadi solusi untuk menanggulangi angka kemiskinan dengan memperkuat manajemen KUBE, mentalitas pengurus dan anggota, meningkatkan aksesibilitas permodalan serta memperkuat sumber daya manusia,” jelasnya.

Diakhir sambutannya, Farid berharap Dinas Sosial berharap ke depan ada MoU antara Kementerian Sosial RI dan Pemkot Bima terkait pemberian bantuan sosial.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *