Dewan Akan Panggil Kades Sarae Ruma

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota DRPD Kabupaten Bima, Edy Muhlis menegaskan akan segera mengagendakan pemanggilan terhadap Kepala Desa (Kades) Sarae Ruma Kecamatan Langgudu. Pemanggilan itu bertujuan untuk meminta klarifikasi terkait penyalahgunaan sejumlah bantuan yang dikeluhkan warga setempat beberapa hari lalu. (Baca. Kades Sarae Ruma Dituding Gelapkan Bantuan Warga)

Anggota DPRD KAbupaten Bima Edy Muhlis S.Sos. Foto: Bin

Anggota DPRD KAbupaten Bima Edy Muhlis S.Sos. Foto: Bin

“Kita akan segera agendakan pemanggilan terhada Kades Sarae Ruma melalui Komisi III untuk meminta penjelasan semua keluhan warga itu,” kata Politisi Partai Nasdem ini, Rabu (21/10) pagi.

Menindaklanjuti persoalan itu Edy mengaku,  akan segera melakukan rapat diinternal komisi untuk membahas dan menentukan langkah yang ditempuh. Sebab Kades Sarae Ruma mesti bertanggungjawab atas semua tudingan terhadap dirinya. (Baca. Kades Sarae Ruma: Saya Dituding Karena Urusan Politik)

“Kalau memang benar itu terjadi, maka sudah merugikan masyarakat dan menyalahgunakan bantuan. Dia sebagai Kades harus bertanggungjawab,” tegas Wakil Rakyat asal Langgudu ini.

Menurutnya, penyaluran bantuan untuk kelompok masyarakat semestinya memang harus diserahkan langsung ke penerima manfaat bukan melalui Kades. Hal itu untuk menjaga agar tidak terjadi penyelewengan dan memastikan bantuan tepat sasaran.

“Apalagi itu bantuan hasil dari proposal warga, maka harus diserahkan langsung ke pemohon. Bukan melalui Kades yang tidak bertanggungjawab,” ujar Mantan Wartawan ini.

Dirinya meminta Dinas Pertanian untuk segera mengevaluasi kembali bantuan yang disalurkan tersebut. Untuk memastikan, bantuan itu tepat sasaran atau tidak seperti yang dikeluhkan. Jika indikasi itu benar, maka dinas terkait harus mengambil langkah tegas. Dengan melaporkan yang bersangkutan ke ranah hukum. Kalau tidak, maka segera lakukan klrifikasi.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *