DPRD dan Bupati Meluncur ke Bajo Pulau

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pasca musibah kebakaran yang melanda perkampungan Bajo Pulau pada Rabu malam, simpati berbagai pihak terus mengalir. Kamis (26/11) pagi, rombongan Anggota DPRD Kabupaten Bima dan Penjabat Bupati Bima juga tak ketinggalan melihat langsung kondisi warga seberang lautan itu. (Baca. Dusun Bajo Pulau Terbakar, Satu Warga Terluka)

Kondisi Dusun Tengah Desa Bajo Pulau setelah kebakaran. Foto: Noval

Kondisi Dusun Tengah Desa Bajo Pulau setelah kebakaran. Foto: Noval

Dalam kunjungan itu, rombongan Legislatif langsung dikomandoi Ketua Dewan, Murni Suciyati. Begitupun dari Eksekutif dipimpin Penjabat Bupati Bima, H Bachrudin.

Anggota DRPD Kabupaten Bima, M Aminurlah mengatakan, kehadiran Jajaran Anggota Dewan dan Pemerintah Kabupaten Bima di Bajo Pulo merupakan kewajiban serta tanggungjawab moral terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

“Masyarakat Bajo Pulo adalah saudara kita, mereka membutuhkan uluran tangan dan bantuan. Kita tidak boleh berdiam diri melihat penderitaan mereka,” kata Maman sapaan akrabnya di Kantor DPRD sesaat sebelum berangkat.

Wakil Rakyat asal Sape ini mengaku, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Eksekutif untuk memberikan penanganan tanggap darurat maksimal kepada para korban. Semua kebutuhan korban harus segera diindetifikasi sehingga mereka bisa terlayani dengan baik.

Dari informasi yang Ia terima, malam saat kejadian Tim Siaga Bencana dari berbagai instansi langsung bergerak cepat membantu upaya pemadaman. Mereka juga menyalurkan bantuan awal untuk kebutuhan korban malam itu. Kamis (26/11), sejumlah bantuan susulan juga terus disalurkan.

“Kami berharap, keluarga kita di Bajo Pulo bisa sabar dan tabah menerima musibah ini. Karena itu di luar kehendak kita sebagai manusia. Mudah-mudahan semua bisa tertangani dengan baik,” harapnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *