Sekretaris Desa Punti Dilantik

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sekrestaris Desa (Sekdes) Punti Kecamatan Soromandi terpilih, Firmansyah, Senin (25/1) pukul 09.30 Wita. Pengambilan sumpah jabatan dilakukan pejabat Kepala Desa Punti, Syamsuddin H. Jafar di Kantor Desa setempat. Dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

IMG_20160127_215402Firmansyah dilantik bersamaan dengan Kaur Pelaporan dan Perencanaan. Keduanya disumpah untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sebagai aparatur desa.

Camat Soromandi, Yusuf dalam sambutannya mengingatkan agar Sekdes dan Kaur yang dilantik bisa menjadi corong perubahan bagi Desa Punti. Apalagi, kedua aparat desa itu tergolong masih muda. Banyak ide dan gagasan diharapkan lahir dari keduanya untuk memajukan Desa Punti.

”Saya melihat kedua aparatur desa ini, sangat muda. Ada semangat membangun dalam diri keduanya, dan ini harus kita dukung bersama dalam rangka membangun desa untuk lebih maju dan mandiri lagi,” harapnya.

Yusuf mengaku, saat ini pemuda sudah berani tampil dan masuk dalam sistem pengambil kebijakan di desa. Mulai dari Pendamping Desa, Kaur, Kepala Dusun, Sekdes bahkan Kepala Desa. Hal itu menandakan, pemuda sudah mulai cerdas dalam melihat dinamika di masyarakat yang membutuhkan sentuhan tangan para intelektual.

Sekretaris Desa Punti, Firmansyah berjanji akan bekerja secara totalitas dalam melayani masyarakat. Ketua La Hila Intitute Bima ini siap membangun koordinasi yang baik dengan aparatur desa dan para tokoh di desa untuk merumuskan pembangunan jangka pendek, menengah dan panjang.

”Motivasi awal saya sebagai Sekdes tidak lain hanya untuk mengabdikan diri pada masyarakat. Dengan pengetahuan yang saya miliki, InshaAllah, banyak perubahan yang bisa saya lakukan bersama aparatur desa disini,” ujarnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *