Hardiknas, Ketimpangan Pendidikan Harus Jadi Catatan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Akademisi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima, Irwan Supriadin menilai Peringatan Pendidikan Nasional (Hardiknas) masih menyisakan banyak catatan bagi pemerintah sebagai refleksi. Antara lain, masih adanya ketimpangan bidang pendidikan di daerah.

Akademisi STIT Sunan Giri Bima Irwan Supriadin.

Akademisi STIT Sunan Giri Bima Irwan Supriadin.

Seperti dalam aspek sarana dan prasarana dan sumber daya guru. Sebagian sekolah sudah mendapatkan fasilitas, sarana dan prasarana yang memadai. Tetapi hal yang sama belum didapatkan sebagian sekolah. Terutama di daerah pelosok masih terdapat sekolah yang belum mendapatkan perhatian dari pemerintah.

“Seperti MTs Al Hidayatullah di So Nao Desa Punti Kecamatan Soromandi dan sejumlah sekolah di Kecamatan Tambora,” kata Magister Pendidikan Islam ini, Senin (2/5) siang.

Menurutnya, kondisi sekolah di daerah pelosok Kabupaten Bima masih sangat memprihatinkan dan jauh dari kata layak dibandingkan sekolah lainnya. Hal itu mencerminkan, pemerataan pembangunan fisik di bidang pendidikan masih kurang.

Sementara dari aspek kualitas nilainya, terlihat sudah ada peningkatan meskipun tidak terlalu signifikan. Ditandai sejumlah prestasi yang ditunjukan para pelajar di Kabupaten Bima dalam berbagai lomba di tingkat propinsi maupun nasional. Hal itu menunjukan para pelajar kita memiliki potensi walaupun belum merata di semua sekolah.

Karena kalau dilihat sambungnya, keterwakilan itu lebih banyak dari sekolah-sekolah unggulan dan favorit yang didukung sarana dan prasarana memadai. Karenanya, ke depan Irwan berharap pemerintah bisa memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah yang minim fasilitas dan dukungan sumber daya tenaga pendidik.

Sebab bidang pendidikan tuturnya, memiliki peranan penting dalam kemajuan sebuah bangsa. Beberapa Negara yang memberikan perhatian lebih terhadap dunia pendidikan, seperti Jepang dan Turki terbukti menjadi Negara maju.

Mereka menempatkan bidang pendidikan terdepan dari bidang lainnya. Alokasi angagran pendidikan sangat mendukung sarana, prasarana maupun peningkatan sumber daya tenaga pendidik.

“Kita berharap pemerintah terus meningkatkan perhatiannya untuk bidang pendidikan. Sehingga ke depan, pendidikan bermutu dengan dukungan fasilitas dirasakan semua sekolah,” tambahnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *