Tolak Disebut Zona Merah dan Terorisme, FKUB Bagikan Stiker

Kota Bima, Kahaba.- Ribuan stiker yang berisi kalimat ‘Tolak Zona Merah dan Terorisme, Kota Bima Merupakan Daerah  Berbudaya, Agamis Islam Rahmatan Lil Alamin’ disebar anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bima, Kamis (1/9) di Traffick Light Gunung Dua Kota Bima.

FKUB saat membagikan stiker di jalan raya. Foto: Eric

FKUB saat membagikan stiker di jalan raya. Foto: Eric

Stiker yang berisi ajakan kepada masyarakat untuk bersatu menolak paham radikalisme dan terorisme akan digelar selama tiga hari, mulai tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2016.

“Gerakan pembagian stiker ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima mengajak masyarakat, untuk menolak paham radikalisme dan terorisme,” ujar ketua FKUB Kota Bima, Eka Iskandar.

Sebelum kegiatan tersebut, kata Eka, pemerintah, FKUB bersama ormas islam, tokoh pemuda lintas agama dan sejumlah organisai lain telah melakukan berbagai langkah strategis menolak berbagai macam paham yang dapat menjerumuskan masyarakat ke hal yang tidak baik.

Penyebaran stiker juga telah dilakukan dibeberapa titik lalu lintas yang dilewati banyak kendaraan. Seperti di jalan Soekarno Hatta, Gajah Mada, Gatot Soebroto, Sultan Kaharuddin, serta beberapa titik padat kendaraan roda dua dan empat.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *