Qurais: Pejabat yang Kena Kasus, ko’ Saya yang Repot

Kota Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM. Qurais H. Abidin menginginkan agar pelantikan pejabat nanti tidak usah repot-repot. Cukup memanfaatkan momen apel pagi, pelantikan bisa berjalan dengan baik.

Walikota Bima saat menyampaikan sambutan pada Apel pagi. Foto: Bin

Walikota Bima saat menyampaikan sambutan pada Apel pagi. Foto: Bin

“Saya tidak ingin repot. Walikota tidak merepotkan kepala dinas, kepala dinas tidak merepotkan pegawai. Jadi tidak usah repot-repot,” katanya saat menyampaikan sambutan apel pagi di halaman Kantor Pemkot Bima, Senin (10/10).

Urusan repot, diakui Qurais, dirinya juga pernah direpotkan dengan urusan teman pejabat yang tersandung kasus. Lantaran tanggal kosong pada SK yang ditandatanganinya, ia pun harus menjadi saksi.

“Ko’ saya yang jadi repot sekali karena urusan itu,” kesalnya.

Menurut Qurais, selama delapan tahun menjadi Kepala Daerah di Kota Bima, SK yang ditandatangani memang kosong. Tapi yang terpenting pada SK itu tertera tahun.

Untuk itu, dirinya meminta kepada ASN yang diperiksa oleh aparat, untuk melapor dirinya terlebih dahulu, dan Qurais siap diperiksa lebih awal sebelum pegawai diperiksa.

“Kalau pun bermasalah dan ditahan, suruh tahan dulu saya baru tahan pegawai. Apabila nanti diperiksa BPK atau BPKP dan bermasalah, kembalikan uangnya, urusan selesai. Yang mengatakan itu Pak Jokowi (Presiden RI) sendiri,” tegasnya.

Jadi, tambahnya, Qurais meminta kepada ASN untuk tidak perlu khawatir dan repot repot terhadap menangani persoalan.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *