Cegah Demam Berdarah, Warga Diimbau Berantas Sarang Nyamuk dan Abatisasi

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima telah mengeluarkan surat imbauan Walikota Bima untuk mewaspadai nyamuk demam berdarah. Sebab, hingga Desembter tahun ini jumlah warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) sebanyak 54 orang.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Bima, Sudarmin. Foto: Bin

“Sejumlah langkah sudah kita lakukan. Kita sudah kirim imbauan Walikota Bima dimasing-masing Kelurahan,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Bima, Sudarmin.

Saat ditemui di ruangannya Jumat (16/12), Sudarmin menjelaskan, surat Walikota Bima itu berisi imbauan kepada warga untuk melakukan pencegahan dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk dengan menguras, menutup dan mengubur serta melakukan abatesasi.

Menurutnya, menguras penampungan air dan membersihkannya secara berkala, kemudian menutup bak-bak penampungan air sehingga nyamuk tidak masuk masih menjadi cara yang relevan, agar jentik-jentik nyamuk tidak berkembangbiak.

“Abatisasi juga penting. Pemberian serbuk abate pada tempat-tempat yang digenangi air termasuk bak mandi dan sebagainya juga memiliki tujuan membunuh jentik-jentik nyamuk dan mencegah terjadinya wabah DBD,” jelasnya.

Kata Sudarmin, jumlah penderita DBD tahun ini bisa saja meningkat jika warga tidak mengindahkan imbauan tersebut. Apabila jika melihat kondisi cuaca saat ini yang tiba – tiba hujan dan panas, menyebabkan tumbuh suburnya jentik-jentik nyamuk DBD.

Ia menambahkan, dari dua kasus DBD terakhir yang ditangani, pihaknya belum melakukan fogging. Upaya itu bisa dilakukan apabila dalam satu wilayah warga sudah lebih dari satu mnderita DBD.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *