Warga Meninggal Saat Gempa Punya Riwayat Jantung

Kota Bima, Kahaba.- Ibu Rumah Tangga Siti Hadjah (37) asal RT 08 RW 03 lingkungan Bedi Kelurahan Manggemaci Kota Bima yang meninggal karena panik saat gempa mengguncang Bima, Jumat (30/12) diketahui memiliki riwayat penyakit jantung. (Baca. Panik Karena Gempa, Warga Manggemaci Meninggal)

Wakapolres Bima Kota Kompol Made Wiranta A, Sik (Duduk Kanan). Foto: Ompu

Wakapolres Bima Kota Kompol Made Wiranta A, Sik  yang dikonfirmasi di RSUD Bima membenarkan Siti Hadjar meninggal karena panik disaat gempa. Akibat panik, tiba tiba pula wanita dua anak tersebut terserang jantung yang sudah lama dideritanya. (Baca. Usai Banjir, Kota Bima Diguncang Gempa Bumi)

“Wanita itu memiliki riwayat penyakit jantung,” jelasnya.

Wakapolres yang saat itu didampingi KBO Satreskrim IPDA Wongso menjelaskan, kepanikan terjadi, saat posisi almarhumah di dalam rumahnya, sehingga terjatuh pingsan. Warga yang mengetahui kondisinya langsung dilarikan ke RSUD Bima, guna mendapatkan perawatan medis. (Baca. Gempa Bumi di Kota Bima 6,6 SR)

“Akan tetapi, nyawa wanita itu tidak tertolong, setelah beberapa menit tiba di RSUD Bima,” terang Wiranta yang sedang memantau visum luar mayat Efendi yang ditemukan terapung di DAM Rontu pagi itu.

*Kahaba-09

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *