HMI Blusukan Bagi Bantuan Korban Banjir

Kota Bima, Kahaba.- Aksi nyata kepedulian terhadap korban banjir Kota Bima juga datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bima. Terhitung sudah 10 hari pasca bencana banjir, kader dan anggota HMI blusukan menelusuri perkampungan di sejumlah kelurahan untuk mendistribusikan bantuan kepada warga.

HMI Bima saat menyerahkan bantuan kepada warga korban banjir. Foto: Ady

Ketua HMI Bima, Gufran mengatakan, aksi yang dilakukan merupakan bentuk kepedulian dan berangkat dari rasa kemanusiaan terhadap korban bencana banjir di Kota Bima.

“Jenis bantuan yang kita salurkan, seperti nasi bungkus, sembako, air minum, pakaian layak pakai, perlengkapan mandi, selimut, tikar dan pelayanan dapur umum,” jelas Gufran melalui siaran pers kepada media ini, kemarin.

Dukungan dan bantuan tenaga maupun logistik kata Gufran, juga datang dari sesama kader HMI dari daerah lain. Seperti, HMI Cabang Dompu, Kabupaten Sumbawa Barat, Mataram, Singaraja, Denpasar, serta para alumni dari berbagai daerah.

“Bahkan saat ini cabang lain di seluruh Indonesia masih menggalang dana untuk membantu meringankan beban masyarakat Bima,” terangnya.

HMI berharap lanjut Gufran, masyarakat Bima tetap selalu tabah dalam menghadapi musibah tersebut dan segera bangkit untuk berbenah. Ia juga mengapresiasi upaya tanggap darurat yang sudah dilakukan Pemerintah Kota Bima.

Namun ke depan sambung dia, pemerintah harus tegas dalam penataan kota yang lebih baik. Salah satunya dengan melakukan normalisasi sungai. Hal ini mesti cepat dilakukan karena sungai-sungai yang ada di Kota Bima sudah semakin dangkal dan dijadikan pemukiman oleh masyarakat.

“Kami juga berharap pemerintah tegas dengan tidak membiarkan terjadinya penggundulan hutan, karena faktor itu yang menyebabkan banjir,” ujarnya.

Kepada semua relawan kemanusiaan, Gufran pun berharap agar tetap sabar dan ikhlas dalam membantu para korban. Tidak saling menyalahkan dan menghujat, tapi harus bahu membahu membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *