Banyak Lurah yang Akan Dicopot

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima akan memberikan sikap tegas kepada sejumlah lurah yang diindikasi memotong anggaran Cash For Work dan melakukan pendataan fiktif rumah yang terdampak banjir.

Pelaksana tugas Sekda Kota Bima Muhtar Landa. Foto: Bin

Pelaksana tugas Sekda Kota Bima Muhtar Landa mengakui pihaknya banyak menerima laporan dan informasi indikasi lurah yang mendata fiktif warga yang terdampak banjir dan dugaan pungli pencairan dana Cas For Work.

“Kalau nanti pemeriksaannya diketahui benar adanya laporan itu. Lurah tersebut akan dicopot dari jabatannya,” tegas Muhtar, Rabu (11/1).

Diakuinya, laporan tentang dua indikasi tersebut tidak hanya dari Kelurahan Matakando, tapi pada sejumlah kelurahan lain. Untuk itu, persoalan ini telah diserahkan ke Inspektorat, untuk segera memanggil para lurah itu untuk diperiksa.

“Karena banyak lurah yang dilaporkan terindikasi melakukan pungli dan pendataan fiktif saat penyaluran dana Cash For Work. Jika nanti jika terbukti, maka banyak lurah yang akan dicopot,” tuturnya.

Sekarang, pihaknya memberikan kesempatan kepada Inspektorat untuk bekerja dan memanggil sejumlah lurah tersebut untuk diperiksa kebenaran laporan. Selain itu, Inspektorat juga akan turun langsung ke lokasi, mengecek kebenarannya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *