Dibuka Bupati, Turnamen Voli Antar Waria Menuai Kontroversi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Turnamen Bola Voli se-Pulau Sumbawa memperebutkan Piala Bupati (Bupati Cup) di Desa Cenggu Kecamatan Belo menuai kontroversi di masyarakat. Pasalnya, even olahraga ini melibatkan waria sebagai peserta.

Ilustrasi

Ironisnya, turnamen olahraga ini didukung organisasi PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) Kabupaten Bima. Tak hanya itu, Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri juga turut hadir membuka secara resmi even ini pada Minggu (15/5) malam di Lapangan Desa Cenggu.

Terang saja, dalam sekejap kontroversi ini berlanjut di media sosial (Medsos) Facebook dan viral sejak semalam.

Para netizen tak sedikit yang mengkritik dan mengecam pelaksanaan turnamen ini karena dinilai tidak sejalan dengan budaya Bima yang religius.

Dalam postingan sejumlah akun di medsos, netizen mengunggah foto undangan resmi pembukaan turnamen tersebut. Dalam undangan, kegiatan ini diketahui oleh Camat Belo.

Bupati juga tampak dalam foto saat membuka kegiatan. Sementara di dalam lapangan sudah bersiap para waria yang hendak memulai pertandingan perdana.

Salah satu akun Facebook Muslihun Yakub misalnya yang mengunggah undangan pembukaan turnamen, dibanjiri komentar pro-kontra netizen. Namun, sebagian besar menyesalkan pelaksanaan kegiatan ini.

“Jika benar, miris dan mengerikan. Ternyata slogan Bima Ramah berlaku universal bahkan kepada kaum yang merusak kodrat manusia dan menjadi racun bahkan rentan tertular penyakit berbahaya. #SaveBima” tulis akun Nia Nirwana.

Beberapa kali dicolek oleh netizen lain, Ketua Panitia Kegiatan, Delian Lubis akhirnya masuk memberikan komentar.

“Sallaouw ajah..” “Saya ajah nda risih..supaya masyarakat trhibur…saya mengambil alih kepanitiaan keinginan masyarakat…pa tikai santai brow…” komentar Delian Lubis.

Camat Belo dan Pemerintah Kabupaten Bima masih berusaha dikonfirmasi terkait dukungan terhadap kegiatan ini. Sementara postingan serupa bernada kontroversi terus menghiasi medsos hingga pagi tadi.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *