Warga Madiun Ditemukan Meninggal di Kos-Kosan Santi

Kota Bima, Kahaba.- Padi, warga asal Madiun Jawa Timur ditemukan meninggal terkapar di Kos-kosan  RT 04 RW 03 Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda, Selasa (20/6). Padi ditemukan pertama kali oleh Fitriah (25) warga Kelurahan Penaraga Kecamatan Raba sekitar Pukul 21.30 Wita.

Padi terkapar tak bernyawa di Kosan-kosan Kelurahan Santi. Foto: Deno

Fitriah bercerita, awalnya ia datang ke kos-kosan Padi untuk membawakan sarung tenun khas Bima, yang dipesan korban dengan harga Rp 200 ribu. Saat dirinya memberi sarung tersebut, Padi langsung memakainya. Selang 15 menit memakai sarung, Padi kejang-kejang dan terkapar diatas tempat tidur.

“Saat itu saya tolong. Namun nyawa Padi sudah tidak tak bernyawa,” ujarnya.

Lanjut Fitriah, setelah mengetahui denyut jantung padi sudah berhenti. Dirinya menelpon teman perempuanya, dan meminta bantuan tetangga kos-kosan. Setelah itu, baru menghubungi Polisi.

“Saya tidak tahu pasti penyebab kematian Padi. Awalnya dia kejang-kejang dan terkapar di dalam kos. Sarung saya pun belum sempat dibayar,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolsek Rasanae Barat Kompol Jamaluddin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya langsung turun ke TKP setelah menerima laporan dari masyarakat dan Babinkantibmas setempat.

“Kita identifikasi hingga membawa Padi ke RSUD untuk dilakukan pemeriksaan medis. Sementara Fitriah kami bawa ke kantor untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” jelasnya.

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *