Ingin Nikah, Pemuda ini Nekad Culik Mantan Pacar dengan Senpi  

Kabupaten Bima, Kahaba.- Aksi IL (23) asal Desa Nangawera Kecamatan Wera terbilang nekad. Karena ingin paksa nikah dengan mantan pacar, IL menculik pujaan hatinya MRJ asal Desa Sangiang menggunakan Senjata Api (Senpi) rakitan.

Ilustrasi

Aksi koboi IL sekitar pukul 03.00 Wita, Minggu (9/7) gagal. Kendati sempat menculik MRJ, namun mesin motor yang dikendarainya mati seketika. Warga yang mengetahui kejadian itu pun mengejar pelaku dan hingga kini menjadi buronan aparat.

Informasi yang dihimpun media ini, kejadian tersebut berawal saat pelaku memasuki rumah korban lewat jendela dapur. Kemudian IL mengancam korban dan keluarganya dengan menggunakan Senpi rakitan dan pisau.

Ibu korban yang menghalau aksi pelaku sempat di dorong hingga mengalami luka dibagian tangan. Selanjutnya, IL membawa MRJ dalam keadaan pingsan ke jalan raya, lebih kurang 300 meter dari rumah korban.

Saat pelaku membawa lari korban dengan menggunakan motor. Rupanya motor IL tidak bisa dihidupkan kembali. Warga yang mengetahui kejadian itu pun berkumpul dan menghadang pelaku.

Saat dikepung warga, IL sempat memangku korban. Tangan kanan memeluk leher MRJ dan tangan kirinya memegang Senpi. Karena sudah dikepung warga dan Polisi menuju TKP, pelaku akhirnya melarikan diri di area persawahan Dusun Ranggasolo.

Masyarakat yang tidak berhasil mengejar pelaku kemudian melampiaskan kemarahan dengan merusak sepeda motor IL yang di parkir di pinggir jalan raya lintas Sangiang. Sepeda motor RX King warna merah milik pelaku di buang di kali kering dibawah Jembatan Sangiang di lempari dengan menggunakan batu.

Kapolsek Wera IPDA Syamsuddin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, hingga saat ini pelaku masih diburu. Anggota Polsek pun masih berada dilapangan untuk mencari pelaku.

“Kami masih memburu pelaku, anggota saya masih mencari pelaku di tempat persembunyiannya,” ujar Syamsuddin, Senin (10/7).

*Kahaba-05

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *