Komnas HAM Investigasi Aduan Soal Konflik di Bima

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sebanyak 4 orang rombongan Komnas HAM RI, Selasa (29/8) pagi bertandang ke Kabupaten Bima. Mereka menggelar pertemuan dengan sejumlah Kepala Desa di Kabupaten Bima difasilitasi DPRD Kabupaten Bima bertempat di ruang rapat kantor setempat.

Pertemuan Komnas HAM RI dengan Kades, difasilitasi DPRD. Foto: Ady

Keempat rombongan Komnas HAM yang hadir itu yakni Melani, Popy, Unun dan Winda. Semuanya merupakan unsur penyelidik di Komnas HAM RI. Berdasarkan penjelasan dari Melani, tujuan kehadiran mereka untuk menyelidiki dugaan pelanggaran HAM dari beberapa rentetan konflik yang terjadi di Kabupaten Bima.

“Kehadiran kami sifatnya penyelidikan untuk menindaklanjuti laporan pengaduan dari KAMI Bima-Jakarta. Sebagaimana kewenangan Komnas HAM yang telah diatur dalam UU,” jelasnya singkat.

Pertemuan awalnya terlihat dipimpin Ketua Komisi I, Sulaiman MT sekitar pukul 10.30 Wita sebelum dialihkan ke Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, H Syamsudin. Juga didampingi Anggota Dewan lain, Azhar, Hj Nurhayati, Nurdin Amin, Ilham H Adnan.

Kemudian dari pihak undangan dihadiri Kepala Desa Dadibou, Kepala Desa Risa, Kepala Desa Talabiu, Kepala Desa Penapali, Kepala Desa Laju dan Kepala Desa Tolo Uwi.

Sayangnya, pertemuan ini berlangsung tertutup dan tidak dibuka untuk umum. Walaupun sebelumnya sejumlah wartawan yang meliput dalam ruangan tidak dipermasalahkan.

Sesaat sebelum pemaparan, perwakilan Komnas HAM baru meminta kepada pimpinan rapat agar ruang disterilkan dari pihak yang tidak berkepentingan. Dengan alasan, karena pertemuan bersifat penyelidikan dan pemeriksaan terhadap pihak terkait yang diundang. Sehingga apa saja isi pertemuan hingga akhir, luput dari pantauan media.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *