Dikpora Siapkan UN Yang Jujur Dan Berkualitas

Kota Bima, Kahaba.- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs. Suryadi, S.Pd menginginkan agar persiapan Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) yang masih enam bulan lagi harus lebih jujur dan berkualitas. Jika segala persiapannya lebih dini dilakukan, maka pelaksanaan dan hasil UN sebagaimana yang diharapkan bisa lebih berprestasi dan anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

Ilustrasi

Saat di temui di ruangannya, Jum’at, 5 Oktober 2012, Suryadi menjelaskan, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mewujudkan UN yang jujur, berprestasi dan anti KKN. Sejak awal, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dewan Pendidikan, Kepala Sekolah, guru-guru dan yang terpenting yakni orang tua siswa. “Ini yang perlu dilakukan, terus berkoordinasi dengan mereka, agar mempersiapkan diri sejak awal,” ujarnya.

Ia meminta kepada Kepala Sekolah dan guru-guru, agar mempersiapkan program-program yang bisa memacu kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal UN, kemudian menganalisa standar kelulusan. Dan kepada pihak sekolah untuk terus mengadakan les serta program yang bisa meningkatkan kelulusan.

“Terlalu dini memang kita membicarakan ini. Tapi kita harus memulainya. Karena dengan persiapan yang matang, maka keinginan untuk meningkatkan kelulusan, saya yakin bisa dicapai,” terangnya.

Selain itu, lanjutnya, yang terpenting yakni berkoordinasi dengan orang tua siswa. Karena pendidikan yang baik, harus dimulai dari rumah. Orang tua sebagai sosok yang paling dekat dengan siswa, harus terus di dorong untuk memastikan anaknya tetap belajar di rumah. Bila perlu membuatkan jadwal kepada anak, untuk mengerjakan butir-butir soal yang pernah masuk pada UN sebelumnya. “Peran orang tua sangat penting. Akan percuma rencana ini bisa tercapai,  jika hanya pihak sekolah yang memiliki semangat,” katanya. [BK]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *