Proyek SPAM di Kodo Terbengkalai

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima Nazamuddin menyorot pekerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kodo yang terbengkalai. Proyek ratusan juta tersebut belum juga dinikmati oleh warga setempat.

Anggota DPRD Kota Bima dari Komisi III Nazamudin. Foto: Eric

“Itu proyek sebesar Rp 360 juta yang ditender bulan april oleh Dinas PUPR. Tapi sampai hari ini progresnya terbengkalai. Kerjanya tidak rutin, sehari kerja, seminggu tidak,” sorotnya, Senin (8/10).

Diakui Nazamuddin, proyek tersebut yang dikerjakan adalah pengeboran air dalam. Hanya saja, hasilnya belum juga dinikmati oleh para masyarakat penerima manfaat.

“Sebagai anggota Komisi III DPRD Kota Bima mempertanyakan progres pekerjaan proyek tersebut. Jangan sampai nanti, proyek itu mangkrak dan tidak memiliki guna untuk warga,” tegasnya.

Nazamuddin menambahkan, proyek SPAM di Kelurahan Kodo itu memang sejak dulu diperjuangkan, mengingat masyarakat Kodo yang selalu kesulitan air bersih, jika musim kemarau tiba.

“Kami minta segera dikerjakan lah. Biar bermanfaat untuk masyarakat,” inginnya.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Ririn Kurniawati menjelaskan, proyek tersebut terkendala oleh pelaksana yang sudah membawa contoh pompa air dan sambungan ke rumah warga. Hanya saja belum sesuai spek.

“Kita tolak suruh pesan ulang lagi yang sesuai spek,” ungkapnya.

Kata Ririn, proyek dimaksud dikerjakan oleh CV Sumber Menara Abadi. Yang sudah dikerjakan yakni bor air dan bak reservoar. Sementara kontraknya berakhir pada bulan November.

“Pekerjaannya sudah mencapai 43 persen. Inshaa Allah pekerjan bisa sesuai target waktu,” tandasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *