Tersangka Pembakaran STKIP Mangkir Diperiksa

Kota Bima, Kahaba.- Tersangka kasus pembakaran gedung perkuliahan dan kantor Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima rupanya masih mangkir menjalani pemeriksaan polisi. Kendati surat pemanggilan telah dilayangkan, AD (20) dikabarkan belum bisa menghadirinya dengan alasan sedang menjalani kegiatan akademik.

Kebakaran di kampus STKIP Bima, 8 Oktober 2012 lalu hingga kini belum diketahui pelakunya. Foto: Arief

Kebakaran di kampus STKIP Bima, 8 Oktober 2012 lalu  Foto: Arief

Sebagaimana yang diungkapkan Kapolres Bima Kota AKBP Kumbul KS, S.Ik S.H, tersangka AD yang menjadi orang yang diduga kuat bertanggung-jawab pada insiden pembakaran empat lokal ruang kuliah dan satu ruang administrasi jurusan Ekonomi STKIP Bima pada 8 Oktober 2012 lalu masih belum dapat diperiksa karena atak kunjung memenuhi panggilan polisi.

Mangkirnya AD menurut Kumbul, dikarenakan mahasiswa kampus STKIP itu tengah mengikuti proses akademik kampus yang memasuki masa ujian semester. “Berdasarkan informasi dari sejumlah rekan tersangka, usai ujian semester baru AD akan diperiksa,” lanjut Kumbul.

Lanjutnya, Polres Bima Kota telah tiga kali melayangkan surat memanggilan untuk AD, namun dengan beberapa alasan seperti sakit dan sedang ujian maka panggilan itu tidak bisa dipenuhi. “Walaupun demikian, tersangka tetap diharapkan untuk hadir sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan pengembangan terhadap kasus itu,” harap Kumbul. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. AM

    Seorang intektual adalah seorang yang memahami arti penting infrastuktur/Fasilitas untuk pendidikan bukan malah membakarnya. TERLALU SUNGGUH TERLALU. Biasakanlah menyelesaikan masalah dengan PIKIRAN/OTAK tapi bukan dengan amarah. jangan bangga karena bisa membakar kampus karena semua orang akan tahu siapa dirimu sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *