Video Mesum Oknum Polisi Beredar di Bima

Kota Bima, Kahaba.- Warga Kota Bima baru-baru geger dengan beredarnya video asusila antara dua remaja di sebuah kamar kos. Pelaku dari video berdurasi 7 menit dan 54 detik tersebut diduga merupakan oknum polisi sedang sang wanita berdomisili di kelurahan Jatibaru.

Ilustrasi

Ilustrasi

Penyebaran video pendek yang kini telah beredar luas di tengah masyarakat itu diduga bermula dari Kelurahan Jatibaru Kecamatan Asakota. Tidak sedikit warga setempat yang mengoleksi berkas video tersebut, bahkan memperlihatkannya pada orang lain baik terang-terangan maupun secara sembunyi-sembunyi.

Lurah Jatibaru Kecamatan Asakota Tasrif, S.Sos yang ditemui Kahaba mengaku, pemeran wanita dalam video mesum adalah warganya. Wanita berinisial RR (21), warga Lingkungan Lela Jatibaru itu diduga terekam sedang melakukan perbuatan asusila dengan salah seorang oknum polisi. Berdasarkan  informasi pula, video berformat Mp4 itu direkam di salah satu kamar kos-kosan di Desa Panda Kabupaten Bima.

Tasrif mengaku, setelah mendengar desas-desus berkaitan video itu bahwa salah seorang pelakunya merupakan warga Jatibaru, dirinya langsung bergerak untuk mengidentifikasi. “Tapi kami belum pastikan kebenarannya, pelaku hingga saat ini masih belum mau berbicara,” pungkasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Kahaba di sekitar rumah pelaku, pasca tamat dari SPP Bima tahun 2011 RR diketahui pernah berprofesi sebagai  penjaga toko pakaian di Komplek Pertokoan Bima. Akibat beredarnya video tersebut, RR praktis jarang keluar rumah. Sementara pemeran pria dalam video diduga merupakan oknum anggota polisi berinisial MR (22). Aparat asal Kabupaten Sumbawa NTB itu berdinas aktif di Polres Bima. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.
  1. ophiq baneba

    Astagfirlahaladzim….Proses pembuatan video trsbut dlkukan scr sadar se sadar sadarnya,,,usut pelaku oknum polisi trsbut,,bl prlu pecat dg tdk trhormat,,slain mrusak nama kepolisian jg mrusak citra Kota Bima sendiri,,para orang tua jg jgn menutup mata dg kjadian sprti ini,,awasi putra putrinya,,terapkan pengawasan melekat dan pembinaan agama yang berkualitas!!!

  2. Uba Haykal

    Heba dou mbojo kamanaem… Mboto ra maloa mpa’a ‘film’. Ck… Ck… Inilah akibatx kalo kita ndak saling mengingatkan. Skrg tinggal berdo’a semoga Allah tdk menurunkan AZAB yg bukan hanya berlaku utk mrk yg durhaka, tp menimpa semua. Mari ber amar ma’ruf nahi mungkar, utamanya kpd keluarga dekat kita dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *