5 Bulan Menjabat, Bupati Bima Masih Pakai Mobil Pribadi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Padahal sudah 5 bulan mengemban amanah rakyat sebagai Bupati Bima, tapi hingga saat ini Hj. Indah Damayanti Putri masih menggunakan mobil pribadinya untuk aktifitas pemerintahan.

Mobil pribadi Bupati Bima yang dipakai untuk bertugas. Foto: Noval

Mobil pribadi Bupati Bima yang dipakai untuk bertugas. Foto: Noval

Sehari hari, Bupati Bima terlihat menjalankan tugasnya menggunakan mobil Fortuner hitam dengan Nomor Polisi EA 1 XB. Namun terlihat aneh saja, hingga hari ini Kepala Daerah tidak menggunakan mobil dinas.

Dari penelusuran Kahaba, ternyata mobil yang berplat asli B 73 NDO tersebut digunakan Bupati Bima. Karena pengadaan Mobil Dinas (Mobdis) hingga saat ini belum dilakukan. Tentu menjadi pertanyaan, kenapa Bupati masih saja menggunakan fasilitas pribadi, padahal menggunakan fasilitas negara sudah ada peraturan.

Kendati demikian, Bupati Bima selama ini tidak pernah memberitahukan ke publik, bahwa mobil pribadinya itu digunakannya untuk bertugas. Perempuan pertama yang menjadi Kepala Daerah di NTB itu tetap terlihat enjoy dan Happy menjalankan tugas daerah, meski tidak menggunakan mobil Dinas.

Kabag Umum Setda Kabupaten Bima H. Budiman membenarkan jika mobil yang digunakan Bupati Bima saat ini milik pribadi. Kenpa hingga saat ini belum ada mobil Dinas, karena masih menunggu proses pembelian.

Kata dia, anggaran pengadaan mobil Dinas Bupati Bima sudah ada. Hanya saja, pihaknya masih menunggu perintah pembeliannya.

“Dari persetujuan Banggar DPRD Kabupaten Bima di APBD, anggaran yang disetujui untuk pembelian Mobdis Bupati senilai Rp 575  Juta,” sebutnya, Selasa (26/7) di Kantornya.

Dalam DPA, diakuinya, tidak disebutkan merek apa yang akan dibeli. Untuk itu, pihaknya harus konsultasi terlebih dahulu dengan Bupati Bima. Pertimbangan lainnya, karena mungkin Bupati mau merubah anggarannya pada APBDP Tahun 2016.

“Kita tidak berani membeli tanpa persetujuan beliau,” jelasnya.

*Noval

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *