Jalur Dua Amahami Sembrawut, Dewan: Pegawai Perhubungan Jangan Makan Gaji Buta

Kabar Bima18 Dilihat

Kota Bima, Kahaba.- Anggota DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan menyorot jalan dua jalur di Amahami, terutama disamping Pasar Tradisional Amahami. Sebab, jalan tersebut tidak diatur dengan baik. Dua jalur itu seenaknya dipakai oleh pengendara.

Anggota DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan. Foto: Bin
Anggota DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan. Foto: Bin

Menurut Ketua Komisi III DPRD Kota Bima itu, jalur tersebut tidak pernah diperhatikan dengan baik oleh pemerintah melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Bima. Padahal jalur sudah dibagi, tapi tetap saja terlihat kendaraan yang berhadapan dalam satu jalur.



“Jalur disana sembrawut. Buat apa dibuat dua jalur jika tidak diatur dengan baik,” sorotnya, Senin (14/11).

Baca:   Dewan Kota Bima Kunjungi Korban Bentrok Tanjung-Dara

Menurut Pawang, begitu pria itu disebut, Dinas terkait terkesan melakukan pembiaran. Padahal ada juga beberapa petugas dari Perhubungan, tapi tetap tidak bertindak dan membiarkan.

“Pegawai perhubungan jangan makan gaji buta. Jelas ada pelanggaran ko’ dibiarkan,” sorotnya.

Ia meminta kepada Dinas terkait untuk menempatkan pos pengamanan didua jalur tersebut, bila perlu stan by penjagaan 24 jam. Agar pengendara juga bisa tertib berlalu lintas.

Baca:   Studi Banding di Tangsel, Dewan Belajar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

“Jangan tunggu ada kecelakaan yang menewaskan pengendara baru pemerintah serius menindaklanjuti masalah ini,” tegasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dishubkominfo Kota Bima H. Julkifli mengaku berterima kasih atas saran dan kritik anggota dewan tersebut. Dirinya akan menambah personil untuk bersiaga di dua jalur tersebut.

“Anggota perhubungan tidak boleh main main, harus tegas, tidak boleh pandang bulu, tindak yang melanggar. Kita juga bisa tilang, karena kita punya hak,” tegasnya.

Baca:   Mustahid: Illegal Fishing itu Kejahatan

*Bin


Komentar