HM Qurais Sampaikan Capaian Kinerja Pemkot Bima Tahun 2013 – 2017

Kota Bima, Kahaba.- Secara ringkas Walikota HM Qurais H Abidin menyampaikan capaian kinerja Pemerintah Kota Bima tahun 2013 – 2017 untuk setiap indikator sasaran strategis Kota Bima, pada rapat paripurna ke-12 DPRD Kota Bima tentang penjelasan terhadap LKPJ Walikota Bima Akhir Tahun Anggaran 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota Bima Tahun Anggaran 2018.

Rapat paripurna ke-12 DPRD Kota Bima tentang penjelasan terhadap LKPJ Walikota Bima Akhir Tahun Anggaran 2017 dan LKPJ Akhir Masa Jabatan Walikota Bima Tahun Anggaran 2018.. Foto: Hum

Salah satunya, terhadap sasaran strategis meningkatnya kepatuhan terhadap ajaran agama, adalah peningkatan jumlah penerimaan zakat infaq dan sadakah.

Kata Qurais, pada tahun 2013 jumlah penerimaan zakat infaq dan sadakah hanya sebesar Rp 750.000.000, naik secara signifikan pada tahun 2017 menjadi sebesar Rp 4.230.456.000. Perolehan pada tahun 2017 ini bahkan telah melewati target RPJMD Kota Bima untuk tahun 2018 yaitu sebesar Rp.4.000.000.000,- atau tercapai 105,7 persen.

Kemudian indikator kinerja rasio rumah ibadah pada tahun 2013 sebesar 2,7 per 1000 penduduk dan pada tahun 2017 berhasil dicapai 3,35 melebihi target RPJMD tahun 2018 yang hanya sebesar 3 per 1000 penduduk, atau dengan tingkat keberhasilan pencapaian 111,67 persen.

Terkait sasaran strategis meningkatnya mutu pendidikan, angka rata-rata lama sekolah pada tahun 2013 adalah sebesar 9,46 tahun, dan pada tahun 2017 naik menjadi 10,13 tahun.
Terhadap sasaran strategis meningkatnya daya saing, IPM Kota Bima pada tahun 2013 adalah sebesar 71,72 dan naik menjadi 73,67 pada tahun 2017.

“IPM Kota Bima merupakan yang tertinggi di NTB dan diatas rata-rata IPM Nasional,” ungkapnya.

Persentase penduduk miskin di Kota Bima pada tahun 2017 sebesar 9,27 persen. Ini merupakan prestasi yang signifikan karena pada tahun 2013 angka kemiskinan Kota Bima masih berada pada angka 10,54 persen.

“Angka kemiskinan Kota Bima merupakan angka kemiskinan terendah di Provinsi NTB dan berada dibawah rata-rata nasional,” tuturnya.

Selain itu, untuk sasaran strategis meningkatnya derajat kesehatan masyarakat, Angka Harapan Hidup Kota Bima pada tahun 2017 sudah mencapai angka 69,35 tahun. Angka ini terus mengalami kenaikan dari angka harapan hidup pada tahun 2013 sebesar 68,88 tahun.

Walikota Bima juga membacakan beberapa capain prestasi Kota Bima diantaranya, meraih Piagam Penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI pada Februari 2017 atas prestasi Pemerintah Kota Bima dalam akuntabilitas kinerja tahun 2016 dengan predikat B. Qori Kota Bima Budiman Hasan menjadi Juara I pada MTQ Internasional atau International Holy Quran Memorization (Hafidz) Recitation (Qiraah) Competition tahun 2017 yang dilaksanakan di Thailand tanggal 7-11 April 2017.

Penghargaan dari Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati atas keberhasilan menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun anggaran 2016 dengan capaian standar tertinggi. Tanda Kehormatan Satya Lancana Pembangunan dari Presiden RI untuk Walikota Bima dan meraih Penghargaan Pangripta Nusantara Untuk Perencanaan Pembangunan sebagai Juara I Tingkat Provinsi NTB tahun 2017.

“Berbagai pencapaian ini bisa tercapai berkat kolaborasi semua pihak, baik Eksekutif, Yudikatif, Legislatif, TNI, Polri dan masyarakat,” tandasnya.

*Kahaba-01/Hum

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *