Apeksi di Kota Batu Malang, Bagian AP Hadiri Kegiatan Pra Rakor

Kota Bima, Kahaba.- Guna mempersipkan kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) tanggal 17 – 19 April di Kota Malang, Bagian Administrasi Pemerintahan (AP) Setda Kota Bima menghadiri pra Rapat Koordinasi (Rakor) Apeksi.

Kabag AP Setda Kota Bima H Fahruddin (Kanan) foto bersama dengan peserta dari Kota lain saat pra Rakor Apeksi. Foto: Dok Bagian AP

Kabag AP Setda Kota Bima H Fahruddin menjelaskan, agenda tersebut merupakan wadah untuk membahas berbagai strategi program pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan  otonomi daerah. Sehingga tercipta iklim yang baik bagi kerjasama antar pemerintah.

“Pra rakor ini sebagai upaya memantapkan agenda yang akan dibahas dalam rapat koordinasi, sehingga saat hari kegiatan telah rampung dan siap dilaksanakan sesuai agenda,” ujarnya, Senin (2/4).

Mantan Camat Rasanae Timur itu menjelaskan, untuk pelaksanaan Apeksi tahun 2018 ini mengangkat tema ‘Keberlanjutan program pembangunan daerah, serta impelementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Pasca Pilkada’, yang turut menghadirkan ratusan perwakilan dari 13 delegasi perwakilan pemerintah kota, yang tergabung dalam Koordinator Wilayah (Korwil) IV.

“Dalam kegiatan Apeksi tentu akan dibahas mengenai beberapa isu strategis, terkait dengan perkembangan pembangunan setiap daerah. Sehingga dapat menjadi acuan program yang akan disampaikam pada rakor apeksi nasional, yang akan dilaksanakan di Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara pada Juli mendatang,” tuturnya.

Mantan Kabag Kesra Setda Kota Bima itu mengungkapkan, selama berada di kegiatan Apeksi ada serangkaian acara yang akan diikuti. Seperti Welcome Dinner yang akan diikuti unsur kepala daerah, kemudian Rakor Apeksi yang di hadiri Sekda, Assisten I dan beberapa unsur terkait, penanaman pohon langka, kemudian pawai budaya dengan menampilkan kesenian, serta pameran prouduksi unggulan dari masing-masing kota.

“Saat pelaksanaan Apeksi kontingen Kota Bima akan menampilkan pawai budaya dengan kesenian tradisional, serta berbagai produk unggulan seperti hasil tenunan,” tandasnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *