Pengumpulan KK di Tanjung Resahkan Warga

Kota Bima, Kahaba.- Warga RT 02 RW 01 Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat diresahkan dengan adanya ulah oknum warga berinisial MH, yang mengumpulkan Kartu Keluarga (KK) dengan iming-iming akan membantu mengurus kartu BPJS miskin dari pemerintah.

Warga Tanjung saat menunjukan Fotokopi KK. Foto: Eric

Menurut warga setempat, MH tersebut sempat mengaku mendapat arahan untuk mengumpulkan sejumlah KK, dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Kelurga Berencana (DPPKB), Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial. Padahal bila ditelusuri, MH bekerja sebagai petugas salah satu Posyandu di Kota Bima.

“Aneh saja ada petugas posyandu mengumpulkan KK warga, untuk dibuatkan kartu BPJS gratis dari pemerintah,” ujar ibu rumah tangga Wahidah didampingi Nurmi Ningsih dan Jubaidah Baco, Kamis (12/4).

Padahal kata mereka, itu merupakan tugas Ketua RT RW dan lurah, untuk mensosialisasikan kepada warga. Bukan dikumpulkan oleh satu orang yang bekerja di posyandu.

Atas ulah oknum warga tersebut, ia bersama ibu rumah tangga lainnya meminta kepada Pemerintahan Kelurahan Tanjung dan dinas terkait untuk turun ke lapangan. Memanggil dan menindak oknum petugas posyandu tersebut. Untuk tidak lagi melakukan pengumpulan sejumlah KK kepada warga.

“Petugas posyandu itu tugasnya merawat dan memeriksa kondisi ibu dan anak, bukan mengumpulkan data atas nama dinas terkait yang bukan tugasnya,” sorotnya.

Apalagi oknum petugas tersebut diduga merupakan salah satu tim pemenangan salah satu paslon, yang dapat membuat suasana gaduh pelaksanaan Pilkada Kota Bima.

Mereka bertiga pun pernah menanyakan oknum MH, mengapa saat ini mau membantu urus kartu BPJS warga, kenapa tidak dari dulu. Kemudian kenapa hanya di RT 02 saja. Sedangkan di RT lainnya tidak dilakukan hal yang sama.

“MH hanya menjawab tidak usah khawatir, yang penting kartu BPJS pemerintah akan terbit,” tuturnya menurut perkataan MH.

Sementara itu Sekretaris Lurah Tanjung Dahlan yang dimintai komentar mengaku akan mengecek kebenaran informasi tersebut. Guna melihat dan menanyakan langsung kebenaran informasi itu.

“Terimakasih atas laporannya, dan secepatnya akan turun kroscek,” tandasnya.

Dahlan mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk tidak percaya ulah beberapa oknum yang mengatasnamakan apapun. Apalagi mengaku siap mengurus jenis bantuan termasuk kartu BPJS.

“Jangan percaya saja. Kami minta segera lapor, biar ditindak. Karena selama ini untuk mengurus kartu BPJS pemerintah, warga bisa datang langsung di kelurahan.,” tegasnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *