Gerakan MHP, Warga Diimbau Pro Aktif Cek Nama di DPT

Kabupaten Bima, Kahaba.- Warga Kabupaten Bima terus diimbau untuk mengecek nama dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang sudah diumumkan beberapa waktu lalu. Agar bisa mengetahui apakah sudah tertera sebagai pemilih atau belum.

Komisioner KPU Kabupaten Bima Muhammad Waru. Foto: Bin

Imbauan itu disampaikan Komisioner KPU Kabupaten Bima Muhammad Waru, setelah melaksanakan sosialisasi Gerakan Melindungi Hak Pilih (MHP) secara serentak di 18 Kecamatan 191 Desa di Kabupaten Bima.

“Gerakan MHP dilaksanakan serentak di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bima. Gerakan ini rencananya akan terus dilaksanakan sampai tanggal 28 Oktober 2018,” katanya, Kamis (18/10).

Dari kegiatan tersebut, dirinya berharap kepada masyarakat untuk bisa pro aktif mengecek nama-nama mereka di dalam DPT yang sudah diumumkan. Supaya partisipasi pemilih pada pemilu mendatang bisa semakin meningkat.

“Gerakan ini terus menggunggah masyarakat untuk cek nama, karena bagaimana pun juga tanpa peran aktif masyarakat tahapan ini tidak akan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Diakui Waru, untuk memastikan nama warga tercantum dalam DTP. Pihaknya bahkan turun langsung bersama PPS dan PPK di Desa dan Kecamatan, seperti di pasar – pasar dan sejumlah komunitas.

Bagi masyarakat yang belum terdaftar dalam DPT, maka akan dicatat oleh PPS dan PPK untuk selanjutnya dimasukan dalam sebagai pemilih pada pemilu tahun 2019.

“Saat turun langsung kemarin, banyak warga yang belum masuk dalam DPT dan akan dipastikan masuk terdaftar sebagai pemilih,” tuturnya.

Selain masyarakat, dirinya juga berharap partai politik peserta pemilu dan para calon anggota legislatif juga bisa berperan aktif, untuk mengajak masyarakat mengecek nama apaka masuk dalam DPT atau tidak.

“Mengeceknya bisa langsung mendatangi PPS yang ada di desa dan PPK,” sarannya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *