Dugaan Pelecehan dan Penghinaan STISIP, Lubis Datangi BK

Kota Bima, Kahaba.- Delian Lubis, alumni STISIP Mbojo – Bima mendatangi ruangan BK DPRD Kota Bima, Rabu (9/1) untuk memberikan keterangan soal dugaan pelecehan dan penghinaan institusi STISIP oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima Sudirman DJ.

Delian Lubis saat bersama Ketua BK DPRD Kota Bima. Foto: Bin

Lubis hadir sekitar pukul 11.30 Wita, ditemani seorang temannya dan langsung menemui Ketua BK DPRD Kota Bima H Ridwan Mustakim yang sedang duduk di ruangan utama rapat kantor setempat.

Sebelumnya, Lubis dengan nama akun Facebook Delian Lubis terlibat saling berkomentar dengan Sudirman DJ dengan nama akun De Je. Yang kemudian, kalimat dugaan pelecehan dan penghinaan lembaga itu muncul di kolom komentar.

Ridwan Mustakim yang dikonfirmasi usai menerima kedatangan Lubis menyampaikan, ini terkait pelecehan dan penghinaan institusi STISIP. Lubis datang lebih dahulu, sebelum surat undangan disampaikan.

“Tapi ini sangat kooperatif sekali, kami justru berterimakasih. Secepatnya kita akan melayangkan surat terlebih dahulu, karena begitu prosedurnya. Jadi pertemuan tadi belum ada pengambilan keterangan,” tuturnya.

Kata Ridwan, pihaknya juga belum bisa mengambil keterangan Lubis, karena tidak ada anggota BK yang lain. Dari 3 orang anggota BK, minimal harus ada 2 orang anggota.

Ditanya soal penanganan masalah itu, Ridwan menjawab akan diselesaikan secepatnya. Jika sudah mengambil keterangan dari Lubis, maka akan di paripurna.

“Sudah 3 orang yang sudah dipanggil untuk dimintai keterangan,” tambahnya.

Sementara itu, Delian Lubis yang dimintai komentar menginginkan agar masalah itu dituntaskan. Karena sudah mencoreng institusi STISIP.

“Saya minta kepada BK untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan cepat,” katanya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *