Cegah Penyebaran Covid-19, STIE Bima Sebar Spanduk Imbauan

Kota Bima, Kahaba.- Isu Virus Corona beberapa pekan terakhir mengguncang mental masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Bima. Sebagai bentuk kepedulian dan menekan atas penyebaran Covid-19 ini, STIE Bima memasang puluhan spanduk imbauan seluruh wilayah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu.

Jajaran STIE Bima saat memasang spanduk imbauan cegah penyebaran Virus Corona di Kantor Desa Naru Kecamatan Sape. Foto: Ist

Spanduk tersebut berisi imbauan seperti cuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau disinfektan, tutup hidung dan mulut ketika bersin, gunakan masker bila bepergian, bila gejala batuk demam, sesak napas agar segera memeriksa ke dokter dan lain-lain.

“Itu yang bisa kita lakukan sementara ini selain mengikuti arahan pemerintah, kita juga ingin mengingatkan sesama agar tetap waspada terhadap Virus Corona,” tegas Ketua STIE Bima Ferdaus, Rabu (1/4).

Karena pesan-pesan tertulis pada standuk itu menurutnya, sesuai dengan saran dan imbauan tenaga medis, baik nasional maupun internasional.

“Kita harus proaktif untuk menekan angka penyebaran Covid-19 ini. Terutama untuk keselamatan kita masing-masing,” imbuhnya.

Foto bersama jajaran STIE Bima dengan Pemerintah Desa Maria Wawo sebelum pemasangan spanduk imbauan cegah penyebaran Virus Corona. Foto: Ist

Walaupun hanya sekedar imbauan, mantan Sekretaris DPC Demokrat Kota Bima ini berharap imbauan tersebut dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Terutama menjaga pola hidup sehat. “Kita mulai dari diri masing-masing, ditularkan pada keluarga hingga lingkungan sosial yang lebih besar,” terangnya.

Kondisi seperti ini tambah Firdaus, tidak menguntungkan secara ekonomi. Untuk itu, ia mengajak masyarakat untuk melawan pandemi global ini agar kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara kembali seperti sedia kala.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *