oleh

Pemkot Bima Diminta Transparan Sampaikan Hasil Swab Tes Corona Jemaah Tabligh

-Kabar Bima-16 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Hasil swab tes Virus Corona dari seorang warga Kelurahan Monggonao belum juga keluar. Padahal beberapa hari kemarin samplenya sudah dibawa ke rumah sakit Mataram, untuk segera diketahui hasilnya. (Baca. Hasil Rapid Test, Seorang Jemaah Tabligh Asal Kota Bima Positif Corona)

Anggota DPRD Kota Bima Sudirman DJ. Foto: Bin

“Ini sudah 3-4 hari, ko’ hasil swab nya belum juga disampaikan. Kita minta pemerintah menyampaikannya secara transparan, positif disampaikan positif. Begitu pun kalau negatif, disampaikan negatif,” pinta anggota DPRD Kota Bima Sudirman DJ, Selasa (14/4).

Menurut Duta Partai Gerindra itu, dari awal komponen dewan meminta kepada pemerintah, terhadap mereka yang pulang dari kegiatan tabligh akbar, dikarantina khusus sampai selesai waktu 14 hari. Tapi permintaan itu tidak dilakukan oleh pemerintah.

“Nah sekarang hasil Rapid Test sebanya 2 kali menunjukan positif. Bagaimana kalau sudah begini,” katanya.

Hasil Rapid Test warga Monggonao itu kata Sudirman DJ, telah menimbulkan kekhawatiran warga. Belum lagi untuk warga yang sudah berinteraksi dengan yang bersangkutan.

Pemerintah melalui Tim Gugus Tugas pun tidak tahu siapa saja yang telah berinteraksi dengan orang tersebut. Apalagi pernah pergi sholat Jumat di salah satu masjid kelurahan tersebut. Jadi perlu ditelusuri secepatnya, sebagai langkah antisipasi.

“Makanya satu dua hari mestinya sudah tahu hasil swab itu, dan disampaikan dengan transparan. Kalau sudah ada hasil, jangan ditutupi, agar masyarakat tidak gelisah,” inginnya.

Sudirman DJ juga mengeritik cara kerja Tim Gugus Tugas soal menyampaikan informasi tentang wabah tersebut. Selama ini Bagian Humas Setda Kota Bima yang menyampaikan ke media. Sementara tim tersebut sudah satu pintu untuk menyampaikan informasi kepada publik dan media.

“Kerja humas Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-10 Kota Bima itu apa sih, ko’ tidak proaktif menyampaikan,” sentilnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-10 Kota Bima Alfian Indrawirawan menyampaikan, hingga hari ini memang belum ada hasil swab dari Jamaah Tabligh tersebut. Sebab, pemeriksaannya harus menunggu giliran.

“Di rumah sakit mataram itu antri periksanya, karena harus menangani 10 kota dan kabupaten,” katanya.

Kendati demikian sambungnya, tim tetap akan menyampaikan secara transparan hasil swab tersebut. Agar bisa diketahui oleh publik.

“Kita tunggu lagi sehari dua hari. Tetap akan disampaikan dengan transparan,” tegasnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru