Pasien Positif Corona Asal Kota Bima Meninggal dan Dijemput Paksa Keluarga

Kota Bima, Kahaba.- Seorang pasien yang sudah dinyatakan positif terpapar Covid-19, warga Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur dijemput paksa oleh pihak keluarga, setelah beberapa saat dinyatakan meninggal dunia, Jumat sore (7/8).

Pihak keluarga saat menjemput paksa pasien Positif Corona yang telah meninggal dunia di RSUD Bima. Foto: Ist

Pasien tersebut berinisial RK, perempuan berusia 56 tahun yang telah menjalani perawatan disalah salah satu ruangan di RSUD Bima. Setelah dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab, hari ini menghembuskan nafas terakhir.

Peristiwa jemput paksa jenazah RK tersebut pun diakui oleh Tim Humas RSUD Bima H Muhammad Akbar. Menurutnya, pasien tersebut telah dijemput paksa oleh keluarganya sore tadi.

“Iya tadi dijemput paksa,” katanya.

Ungkap Akbar, pasien tersebut awalnya masuk di RSUD Bima karena sesak napas. Kemudian di Rapid Test, lalu hasilnya reaktif.

“Bahkan sudah diswab juga, dan hasilnya hari ini positif Covid-19,” ungkapnya.

Kata dia, jemput paksa ini dilakukan karena pihak keluarganya tidak ingin dikuburkan dengan protokol Covid-19. Tentu saja cara yang dilakukan pihak keluarga pasien tidak dibenarkan.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *