Kapal Terbakar di Pelabuhan Bima Diduga Korsleting Listrik

Kota Bima, Kahaba.- Kapal KLM Arawali yang sedang bersandar di Pelabuhan II PT Pelindo III Bima terbakar, Minggu (23/8) sekitar pukul 21.30 Wita, akibat korsleting listrik, Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, namun kerugian mencapai ratusan juta.

Kapal yang terbakar di Pelabuhan Bima. Foto: Ist

Kapolres Bima Kota Kasubbag Humas AKP Hasnun menyampaikan, kebakaran berawal dari lampu kapal tiba-tiba mati. Setelah ABK kapal mengecek, ternyata dalam kamar kapten kapal api sudah membesar.

Lantaran angin laut begitu kencang, mesin pompa air pun tidak bisa digunakan dan mengakibatkan api semakin membesar.

“Diduga kebakaran diakibatkan karena korsleting listrik dalam kamar nakhoda kapal,” ungkapnya, Senin (24/8).

Karena tidak bisa berbuat banyak untuk memadamkan api kata Hasnun, para ABK pun turun dari kapal untuk menyelamatkan diri masing-masing. Sedangkan api sudah membakar ruang kemudi dan ruang kamar para ABK.

Sekitar pukul 22.10 Wita, pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Bima dan mobil tangki milik BPBD datang membantu untuk memadamkan api tersebut. Api di atas kapal berhasil dipadamkan.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang dialami mencapai Rp.500 juta,” sebutnya.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *