Akhiri Reses di Tanjung, Warga Minta Tambatan Perahu dan Lampu Jalan

Kota Bima, Kahaba.- Mengakhiri reses masa sidang III di Kelurahan Tanjung, Sabtu kemarin, 8 anggota DPRD Kota Bima Dapil II menyambangi konstituen dan menyerap aspirasi untuk diperjuangkan pada APBD tahun 2021.

Warga Kelurahan Tanjung saat menyampaikan aspirasi pada Reses Anggota DPRD Dapil II. Foto: Eric

Bertindak sebagai moderator kegiatan Rahmat Saputra menyampaikan, para wakil rayat setempat siap menampung dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan warga.

“Masyarakat bisa menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan prioritas. Inshaa Allah saya bersama 9 anggota dewan lain siap memperjuangkannya,” ujar duta Partai Nasdem itu saat membuka sambutan kegiatan reses.

Warga RT 02 Tamrin menuturkan, sebagai masyarakat pesisir pantai yang menggantungkan hidup di laut. Sejak lama meminta agar dibangun tambatan perahu, tapi tidak pernah terealisasi. Kemudian bantuan perikanan tidak tepat sasaran, karena yang menerima bantuan justeru ada oknum pegawai.

“Tolong kepada anggota dewan untuk merealisasikannya dan memanggil dinas terkait untuk menanyakan bantuan perikanan,” ujarnya.

Kemudian Ketua Karang Taruna Kelurahan Tanjung Akbar menginginkan agar dianggarkan untuk lampu penerangan jalan di sekitar pekuburan. Karena selama ini, kondisinya gelap dan rawan aksi kriminalitas.

Kemudian juga agar setiap RT diberi bantuan pengadaan sound sistem, kursi, terop dan kelengkapan lain, sehingga saat hajatan sosial (mbolo kampo) tidak perlu menyewa dari luar.

“Kami meminta kepada wakil rakyat untuk membantu mewujudkannya, kedua hal itu sangat urgen untuk kemaslahatan masyarakat,” katanya.

Menjawab aspirasi tersebut, Taufik HA Karim berjanji bersama anggota dewan lain akan memperjuangkannya, apalagi sebagian anggota dewan Dapil II ada yang duduk dalam badan anggaran.

“Kami akan rapatkan dulu, untuk 2021 permohonan pembangunan tambatan perahu akan diperjuangkan,” imbuhnya.

Sedangkan untuk permohonan lampu penerangan jalan, Lurah Tanjung Faisal menkonfirmasi di tahun 2020 ini akan direalisasikan.

“Inshaa Allah terealisasi ditahun ini,” tegasnya.

Sedangkan permintaan untuk alat kelengkapan sosial kemasyarakatan seperti mbolo kampo, Rahmad Saputra menyampaikan akan disalurkan dalam waktu dekat berdasarkan kebutuhan.

“Permohonan karang taruna akan disalurkan secara bertahap mulai tahun 2020 dan 2021,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *