oleh

Mitigasi Bencana, FPRB Gotong Royong bersama Warga Nitu

Kota Bima, Kahaba.- Mengawali kinerja awal tahun 2022, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Mbojo Matenggo Kota Bima menggelar kegiatan gotong royong bersama warga Nitu di Lapangan Bumi Pertiwi di Kelurahan Nitu, Jumat pagi (14/1).

Mitigasi Bencana, FPRB Gotong Royong bersama Warga Nitu - Kabar Harian Bima
Foto bersama Ketua FPRB Mbojo Matenggo bersama jajaran dan warga Nitu di sela-sela gotong royong. Foto: Bin

Ketua Karang Taruna Mekar Kelurahan Nitu Yusran mengatakan, kegiatan gotong royong sudah menjadi kebiasaan warga setempat. Mengetahui ada rencana FPRB, warga berbondong-bondong keluar untuk bersama melaksanakan gotong royong.



“Tadi kita mulai pukul 07.00 Wita. Kegiatan gotong royong seperti ini juga jadi bagian merawat silahturahmi,” katanya.

Diakui Yusran, kondisi lapangan Kelurahan Nitu itu butuh perhatian dan perbaikan. Karena jika sudah hujan, banjir gunung akan menggenangi lapangan. Sementara lapangan tersebut jadi satu-satunya tempat kegiatan sosial kemasyarakatan.

Baca:   Pemkot Janji Tindaklanjuti Tuntutan Imani

“Lapangan kalau hujan dipenuhi lumpur,” ungkapnya.

Perbaikan lapangan ini sambungnya, dalam rangka perhelatan turnamen sepakbola mini se-Pulau Sumbawa yang tidak lama lagi akan dihelat oleh Karang Taruna Nitu.

Di tempat yang sama, Sekretaris Kelurahan Nitu Muhammad berharap kepada FPRB untuk memperbaiki lapangan tersebut, sebagai bentuk mitigasi bencana. Sebab, jika tidak dibuatkan saluran air, maka banjir gunung akan menggenangi lapangan dan menyasar pemukiman warga.

Mitigasi Bencana, FPRB Gotong Royong bersama Warga Nitu - Kabar Harian Bima
Foto bersama Ketua FPRB Mbojo Matenggo dan Kepala UPT BPMKP Dinas PUPR Kota Bima bersama warga Nitu. Foto: Bin

“Selain dibuatkan saluran di pinggir lapangan. Harapan kita lapangan ini diperlebar, ditata kiri kanannya. Juga dipasang lampu,” harapnya.

Baca:   Syamsurih Didaulat Jadi Ketua FPRB Mbojo Matenggo Kota Bima

Muhammad menambahkan, lapangan ini rutin untuk kegiatan masyarakat, seperti pernikahan, kegiatan keagamaan dan olahraga. Untuk itu, besar harapan diperhatikan dan diperbaiki.

Sementara itu, FPRB)l Mbojo Matenggo Kota Bima Syamsurih memaparkan gotong royong ini sebagai langkah pencegahan bencana, karena ini fasilitas umum yang rutin dipakai untuk kegiatan masyarakat.

“Kondisinya selama ini selalu terdampak bencana, jika hujan selalu tergenang dan lumpur akibat banjir gunung,” tuturnya.

Yang dilakukan saat ini kata Wakil Ketua DPRD Kota Bima itu, mengajak masyarakat untuk bergotong royong, karena sejatinya moto FPRB adalah pengabdian.

Baca:   Warga Nungga Gotong Royong Bersihkan Saluran

“Makanya saat ini dibangun saluran di pinggir lapangan, agar lapangan tidak bergelombang dan diratakan supaya bisa dipakai maksimal,” tukasnya.

Mengenai aspirasi masyarakat terkait lapangan itu, sebagai wakil rakyat juga akan diwujudkan pada tahun 2023. Lapangan akan diperluas sekitar 15 meter, termasuk pemasangan listrik dan lampu jalan.

Syamsurih juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Nitu yang masih merawat semangat gotong royong. Semoga kebiasaan ini tidak tergerus zaman.

“Kami juga menyampaikan terima kasih untuk Kepala UPT BPMKP Dinas PUPR Kota Bima Rizal Afriansyah yang selalu hadir dan membantu kegiatan FPRB,” tambahnya.

*Kahaba-01


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Kabar Terbaru