oleh

Ini 14 Sekolah di Kota Bima yang Ditutup Operasionalnya

Kota Bima, Kahaba.- Kepala BPMP Provinsi NTB merilis jumlah lembaga pendidikan yang sudah tidak bisa beroperasi lagi, karena tidak menyerahkan data dan laporan terkait dapodik. Di Kota Bima, sebanyak 14 sekolah pun ditutup operasionalnya.

Ini 14 Sekolah di Kota Bima yang Ditutup Operasionalnya - Kabar Harian Bima
Kabid PNF Dinas Dikbud Zainuddin. Foto: Eric

Menanggapi itu, Kepala Dinas Dikbud Kota Bima melalui Kabid PNF Zainuddin menyampaikan, baru saja mengetahui adanya sekolah yang sudah tidak aktif lagi menyelenggarakan proses belajar. Untuk itu dirinya akan segera berkoordinasi dengan staf setempat, agar bisa mengetahui perkembangan terkini.



“Iya kami sudah mengetahui ada 14 lembaga PAUD dan PKBM yang sudah tidak aktif,” ujarnya, Jumat (2/9).

Baca:   127 Sekolah di Kota Bima dan Kabupaten Bima Ditutup

Kata dia, 14 lembaga pendidikan tersebut yakni KB Bunda Erni, KB Nurul Aini, PKBM Al Hamid Wangge, PKBM As Suhadah, PKBM Al Gifari, PKBM Barokah, PKBM Oi Sely, PAUD Anak Soleh, SPS Paud Al Barokah, Paud Oi Pompa, PKBM Tegar dan TK Tholibun Khair.

“Lembaga pendidikan yang ditutup karena beberapa faktor di antaranya, pengelola meninggal dunia, sudah lama tidak aktif terutama sinkronisasi data dapodik sesuai batas akhir yang telah ditentukan oleh pemerintah,” katanya.

Baca:   DAK Fisik di Dikbud Rp 13,7 Miliar, Progres Baru 20 Persen

Mantan Lurah Mande itu menambahkan, sebelum dinyatakan sudah tidak beroperasi lagi. Pihak dinas sudah melakukan sejumlah upaya, seperti meminta lembaga terkait segera menyerahkan data dan laporan dapodik. Terutama validasi dan akurasi data siswa didik untuk dijadikan dasar pembayaran BOS dan BOP.

“Jadi pada tahun 2023 lembaga ini sudah tidak berhak mendapatkan BOP PAUD dan Kesetaraan,” tambahnya.

Baca:   Kendala Anggaran, Tim Arkeolog Belum Bisa Datang Teliti Benda Purbakala

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.