oleh

AMRB Aksi di Kantor Bupati Bima, Sorot Penanganan Covid-19 yang Hanya Bagi-Bagi Rente

Kabupaten Bima, Kahaba.- Puluhan mahasiswa dari Eksekutif LMND Kabupaten Bima dan SMI Kabupaten Bima yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Bima (AMRB) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Bupati Bima, Senin (9/8). Mereka menyorot penanganan Covid-19 yang tak jauh dari logika bisnis.

AMRB Aksi di Kantor Bupati Bima, Sorot Penanganan Covid-19 yang Hanya Bagi-Bagi Rente
AMRB saat berdemonstrasi di Kantor Bupati Bima. Foto: Ahyar

Kordinator Lapangan (Korlap) Wanda saat orasi mengatakan, kebijakan politik yang diambil jauh dari solusi-solusi yang ditawarkan guna menghadapi pandemi. Juga langkah yang diambil yang mengesampingkan keselamatan rakyat. Alih-alih fokus untuk menyelesaikan pandemi, tapi yang terjadi justru memanfaatkan wabah ini sebagai sarana bagi-bagi rente.

“Ini tidak jauh dari logika bisnis, yang terjadi pada penanganan pandei ini hanya bagi-bagi rente semata,” tudingnya.

Indonesia kata dia, sudah menjadi negara dengan kasus kematian akibat Covid-19 yang masuk kategori terbesar di dunia. Ratusan ribu nyawa melayang menjadi korban. Sementara sistem kesehatan di negara yang buruk, jelas tidak lagi sanggup mengatasinya.

“Lahirnya ketidakpercayaan rakyat yang semakin besar, jelas merupakan konsekuensi dari apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini,” kata orator.

Ditegaskannya, rakyat Indonesia tidak dapat lagi memercayai niat baik pemerintah untuk membawa rakyat keluar dengan selamat dari Pandemi Covid-19. Kebijakan PPKM diyakni dan vaksinasi sebagai bentuk pengakuan sebagai rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, hanya menjadi ancaman bagi rakyat miskin.

*Kahaba-09

Komentar

Kabar Terbaru