Kabar Kota Bima

Pertemuan Mubaligh dan Mubalighah di Bima Bahas Tantangan Umat

591
×

Pertemuan Mubaligh dan Mubalighah di Bima Bahas Tantangan Umat

Sebarkan artikel ini

Kota Bima, Kahaba.- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima menggelar kegiatan Multaqo (pertemuan) Mubaligh dan Mubalighah, yang dihelat di Aula Kantor Pemerintah Kota Bima, Kamis 30 Mei 2024.

Pertemuan Mubaligh dan Mubalighah di Bima Bahas Tantangan Umat - Kabar Harian Bima
Suasana kegiatan Multaqo Mubaligh dan Mubalighah oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bima. Foto: Ist

Tampak Hadir Staf Ahli bidang Kesra dan SDM Setda H Sukarno, Ketua MUI Kota Bima H Abidin, Sekretaris MUI H Mahmud serta perwakilan mubaligh dan mubalighah se-Kota Bima.

Pertemuan Mubaligh dan Mubalighah di Bima Bahas Tantangan Umat - Kabar Harian Bima

Staf Ahli Bidang Kesra dan SDM H Sukarno menyampaikan, pertemuan Ini merupakan momentum yang sangat penting untuk bersama-sama memperkuat ukhuwah Islamiyah, sekaligus membahas berbagai persoalan keumatan.

“Acara ini juga bagian dari menyambung tali silaturahim, agar ulama bisa memberikan ide dan saran untuk program keagamaan ke depan,” ujarnya.

Sukarno menjelaskan, peran ulama dalam aspek kehidupan bermasyarakat sangatlah strategis, karena menjadi suri tauladan dalam penyebaran Islam yang rahmatan lil ‘alamin. Dalam sejarah bangsa pula, ulama berperan besar dalam perjuangan kemerdekaan, pembangunan bangsa hingga menjaga persatuan dan kesatuan NKRI.

“Keberadaan dan kontribusi ulama sangatlah vital, bagi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” katanya.

Sementara itu Ketua MUI Kota Bima H Abidin menambahkan, dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi saat Ini, tantangan yang dihadapi umat Islam semakin kompleks. Radikalisme, intoleransi, dan berbagai bentuk ancaman terhadap keutuhan bangsa menjadi isu-isu yang perlu dihadapi bersama.

Maka disinilah peran ulama menjadi sangat krusial untuk memberikan pencerahan dan bimbingan pada umat, agar tetap teguh dalam menjalankan ajaran Islam yang damai, toleran dan penuh kasih sayang.

“Melalui pertemuan ini pemerintah daerah berkomitmen untuk selalu mendukung peran ulama dalam menjaga keutuhan bangsa, dan memajukan kehidupan beragama di Indonesia,” tandasnya.

*Kahaba-04