Tujuh Bulan Belum Terima Honor, Pegawai Mengeluh

Kota Bima, Kahaba.- Pegawai honor SMAN 2 Kota Bima kini kembali dihadapkan masalah klasik, honor yang belum dibayarkan. Setiap tahun, pegawai honor setempat kerapkali tidak menerima hak mereka.

Ilustrasi

Ilustrasi

Tahun kemarin saja, tersisa sebanyak empat bulan honor tidak dibayar. Ditambah tahun ini, tiga bulan awal juga bakal tidak dibayarkan.

Pegawai setempat, Rafik kembali mempertanyakan pihak sekolah yang tidak peka terhadap nasib mereka. Puluhan orang guru honor harus meradang karena belum dibayarkan honor. Padahal uang tersebut diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari. “Empat bulan itu waktu yang lama. Bayangkan saja jika kami tidak digaji selama itu. Padahal kami tetap bekerja dan melaksanakan tugas sesuai ketentuan,” keluh Rafik.

Kata dia, di tahun ini pun, mereka akan mendapatkan perlakuan serupa. Karena pembayaran honor tidak bisa dilakukan pada bulan Januari dan Februari, melainkan di bulan Maret. Karena pembayarannya dilakukan per triwulan. “Kalau baru dibayar Maret, berarti selama tujuh bulan honor kami ditahan. Itupun kalau dibayar. Jika tidak dibayar, maka tiga bulan setelah bulan Maret lagi baru dibayar,” katanya.

Rafik mengaku heran dengan kebijakan sekolah. Padahal honor mereka itu bersumber dari dana Komite, sementara siswa tetap membayarkan uang komite ke sekolah. “Kami pernah tanya ke Kepala Sekolah. Jawabannya siswa banyak yang belum bayar Komite. Sedangkan hasil konfirmasi kami ke siswa dari tiap kelas, sudah banyak yang sudah membayar uang komite,” terangnya.

Terlambatnya pembayaran uang honor tersebut diakuinya, tidak hanya terjadi di tahun 2013 saja. Tahun – tahun sebelumnya juga selalu terjadi keterlambatan hingga empat bulan. “Uang honor itu bukan hanya untuk pegawai sekolah saja, tapi juga untuk guru – guru honor. Semua hampir mempertanyakannya, hanya saja mereka tidak ada yang berani mengungkapkannya,” tambah pria yang bertugas sebagai Satpam dan security di sekolah itu.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Kota Bima, Drs. H. Syahbuddin beberapa kali berusaha ditemui di ruangannya, tidak pernah ada di tempat. Stafnya mengaku, Kepala Sekolah sedang berada di luar.

Menurut pengakuan staf Tata usaha yang meminta enggan disebutkan namanya, terlambatnya pembayaran honor itu karena masih banyak siswa yang belum membayar uang Komite. “Biasanya kalau sudah ada ssiwa yang bayar, maka uang honor akan segera dicairkan,” katanya.

*BIN

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *