Aniaya Mahasiswa, Oknum Kades Dilapor Polisi

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Kepala Desa Sampungu YU dan oknum Anggota BPD HM pada mahasiswa setempat, akhirnya diproses. Mahasiswa yang tidak terima dengan sikap arogansi dua tokoh di Desa itu pun melapor ke Polres Bima Kabupaten.

Ilustrasi

Ilustrasi

Salah satu korban, Gufran mengaku, penganiayaan yang diterimanya itu tidak boleh dibiarkan. Agar ada efek jera dan pelaku tidak bersikap semena – mena, maka harus dilaporkan ke Polisi. “Mereka memukuli saya dengan cara membabi buta,” ujarnya, di depan SPKT Polres Bima Kabupaten Jum’at (18/7).

Ia menceritakan, pada hari Kamis (17/7) sore sekitar pukul 15.30 Wita, saat puluhan mahasiswa yang sedang duduk menunggu kedatangan Bupati Bima untuk safari ramadhan di Desa setempat, tiba-tiba datang YU dan HM berboncengan dengan sepeda motor berplat merah dari arah barat. ”Tanpa basa basi, dua oknum itu memukul dan mengejar semua mahasiswa,” ujarnya.

Bahkan, dirinya didorong oleh dua orang itu sembari menyuruh pulang. Kemudian dari arah belakang oknum HM memukul Gufran menggunakan bambu. Namun dirinya tidak melawan. “Punggung saya memar,” katanya.

Karena sudah melaporkan kasus itu ke Polres Bima Kabupaten, ia berharap Polisi menyelesaikan kasus ini sesuai dengan aturan hukum yang berlaku, tanpa ada intervensi pihak manapun.

”Kami minta dengan hormat, polisi tuntaskan kasus ini. Jika ini tidak diproses, maka saya yakin Gufran lain akan menjadi korban represif oknum Kades ini,” tegasnya.

Secara terpisah, Kapolres Bima Kabupaten melalui Kasat Reskrim IPTU. Abdul Khaer mengaku, laporan kasus dugaan penganiayaan itu telah diterima. ”Berkasnya sudah kami terima, saat ini kasusnya sedang kami lidik,” ujarnya singkat.

*TETA

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *