Wakil Walikota Bima Tinjau Korban Kebakaran

Kota Bima, Kahaba.- Musibah kebakaran terjadi di dua lokasi di Kota Bima pada hari, Selasa (12/8), masing – masing di wilayah Kelurahan Tanjung dan Kelurahan Jatiwangi. Wakil Walikota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE, setelah mendapat laporan kejadian langsung meninjau lokasi.

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman. H. Abidin, SE

Wakil Walikota Bima H. A. Rahman. H. Abidin, SE

Kebakaran di Kelurahan Tanjung Kecamatan Rasanae Barat menimpa Ruko milik H. Abdullah, di RT 02 RW 01 (Baca. Empat lokal Ruko Terbakar). Kerugian yang dialami pemilik toko mencapai lebih kurang Rp 500 juta. Kebakaran kedua terjadi di jalan Kepiting RT 24 RW 08 Kelurahan Jatiwangi Kecamatan Asakota.

Wakil Walikota didampingi Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Sosnakertrans) dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima, memberikan bantuan berupa perlengkapan dapur, pakaian, terpal, matrass, lauk pauk dan juga bantuan uang tunai.

“Pemilik toko, diberikan bantuan uang tunai senilai Rp 10 juta, sementara korban kebakaran di Jatiwangi diberikan bantuan senilai Rp 1 juta, serta family kit dan sembako,” sebut Plt. Kabag Humas dan ProtokolIhya Ghazali, S. Sos.

Kata dia, Wakil Walikota Bima ikut merasa prihatin atas musibah yang menimpa kedua warganya tersebut. Semoga para korban diberi kesabaran dan ketabahan. “Insyaallah Allah akan mengganti kehilangan kita dengan sesuatu yang lebih baik,” ujarnya.

Kata dia, bantuan yang diserahkan oleh Pemerintah Kota Bima hanya sekedarnya untuk membantu dalam masa darurat. “Semoga dapat diterima dengan ikhlas dan akan sangat bermanfaat,” katanya.

Pada kesempatan itu, lanjut Ghazali, orang nomor dua di Kota Bima itu juga mengingatkan kepada masyarakat untuk berhati-hati. Kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi mengakibatkan musibah dan bencana.

*BIN/HUM

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *