Bupati Bima: Guru Garda Terdepan di Dunia Pendidikan

Kabupaten Bima, Kahaba.- Bupati Bima Drs. H. Syafrudin HM. Nur. M.Pd pada pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab)  ke – 21 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Lambu, Selasa (23/9) mengatakan, guru berperan penting bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah.

Bupati Bima saat memberikan pengarahan pada Konfercab PGRI ke - XXI. Foto: Hum

Bupati Bima saat memberikan pengarahan pada Konfercab PGRI ke – XXI. Foto: Hum

Di hadapan para peserta Konfercab yang menghadiri pemilihan kepengurusan PGRI periode 2014– 2019, Bupati mengungkapkan,  Konfercab ke-21 PGRI Kecamatan Lambu memiliki peran penting bagi para jajaran guru dan Kepala Sekolah yang bernaung dalam wadah PGRI, untuk lebih meningkatkan perannya dalam menciptakan generasi penerus bangsa.

“Di tangan guru terletak tugas berat menciptakan generasi penerus bangsa yang berkarakter. Inilah arti dibalik ungkapan guru sebagai garda terdepan di dalam dunia pendidikan,” jelas Bupati Bima melalui Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma, AP.

Bupati berharap kepada para peserta Konvercab XXI PGRI Kecamatan Lambu agar dapat memilih Ketua dan kepengurusan yang baru dengan masa bhakti 2014 – 2019 sehingga dengan kepengurusan yang baru nanti dapat menampung aspirasi para guru yang berada di Kecamatan Lambu dalam wadah PGRI.

Secara khusus pada kesempatan tersebut, Syafrudin kembali mengingatkan para Kepala Sekolah pengelola dana pendidikan untuk mampu bertindak profesional dan menghindarkan diri penyimpangan. “Dalam kapasitasnya, kepala sekolah selain memimpin sekolah, ada tugas tambahan yakni mengelola dana BOS, DAK, maupun dana BSM. Untuk itu, adanya tugas tambahan ini,  kepala sekolah dapat  mengelola dana tersebut sesuai dengan juklak dan juknisnya, sehingga penyaluran dana tepat sasaran,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima , Tajuddin, SH. M.Si dalam laporannya menyampaikan,  siapapun yang terpilih dalam kepengurusan PGRI Kecamatan, akan tetap didukung semua pihak. Dukungan dari anggota PGRI amat penting, sehingga program yang dicanangkan dalam dunia pendidikan dapat  direalisasikan.

Tajudin menambahkan, ada beberapa elemen kekuatan besar yang diharapkan dapat membangun sinergi, guna mendukung program dari pemerintah baik TNI, Camat, Kades, masyarakat, partai politik. “Apabila bersatu, maka akan menjadi kekuatan besar dalam pembangunan daerah,” katanya.

Mengakhiri pengantarnya, Tajudin menambahkan, Bupati Bima akan terus mengawasi dan memantau kegiatan bidang pendidikan. Oleh karenanya organisasi PGRI dapat bersama – sama mendukung setiap kebijakan kepala daerah demi kemajuan dunia pendidikan.

*Bin/Hum

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *