Kasus Kemenag, Dua Tersangka Baru Dibidik

Bima, Kahaba.- Dua kali sudah berkas kasus pemotongan sertifikasi dan tunjangan guru terpencil di Kementrian Agama Kabupaten Bima dikembalikan Pihak Kejaksaan ke Kepolisian Bima Kota. Bolak-balik berkas dugaan korupsi itu, ternyata membuahkan perkembangan baru. Pasalnya, akan ada dua tersangka baru yang akan ditentukan pihak penyidik Kepolisian.

Demonstrasi Mahasiswa di depan kantor Kemenag Kabupaten Bima, beberapa waktu yang lalu.

Dalam keterangan persnya (30/4), di hadapan Kahaba, Kapores Bima Kota, AKBP. Kumbus KS, SH, S.Ik, menjelaskan, dari ketiga tersangka yang ditetapkan yakni Kepala Kemenag Kabupaten Bima, Drs. H. Yaman dan dua orang pegawainya yakni Jufrin dan Abdul Muis. Setelah pengembalian berkas yang kedua dan hasil pengembangan penyelidikan, akan ada dua tersangka baru yang akan ditetapkan dalam waktu dekat ini.

“Sementara ini, belum Kami ekspose untuk dua tersangka baru. Tapi, setelah ada kepastian penetapan dan hasil penyelidikan kasus pemotongan gaji sertifikasi sudah rampung, maka Kami akan mempublikasikannya,” jelas Kumbul.

Berkas pengembalian yang ketiga kalinya akan diserahkan pihak kepolisian ke Kejaksaan Negeri Raba Bima, setelah penetapan dua tersangka baru ini. [BS]

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *