Lagi, Narkoba Ditemukan di Rutan Bima

Kota Bima, Kahaba.- Rutan menjadi surga bagi para pecandu Narkoba. Bukan lagi tempat memperbaiki prilaku pidana warga binaan. Senin (29/6) sekitar pukul 21.00 Wita, saat sholat Tarawih, Pegawai setempat berhasil mengamankan Narkoba jenis Sabu-sabu. (Baca. Sabu-Sabu 20 Poket Ditemukan di Rutan Bima)

Ilustrasi

Ilustrasi

Satu poket Sabu-sabu itu milik Isnaini dan Mulyadi. Isnaini merupakan warga binaan yang menjadi penghuni Rutan Bima, karena memiliki Narkoba. Sementara Mulyadi, terpidana kasus pembunuhan.

“Sabu-sabu itu ditemukan petugas di depan Isnaini dan Muliyadi. Keduanya tengah duduk dalam kamar mandi kamar 15 Blok A. Kamar tersebut, merupakan kamar tahanan Mulyadi,” ujar Kepala Rutan Bima Untung Cahyo S. A.Md, Ip, SH, Selasa (30/6).

Kata dia, saat sholat Tarawih dua orang petugas Rutan Bima melakukan pemeriksaan. Karena malam itu, semua napi melaksanakan Sholat Tarawih. Karena kedua warga binaan itu tidak ada di Masjid, petugas pun langsung mencari.

“Petugas melihat mereka berdua sedang duduk di kamar mandi dan hendak mengkonsumsi narkoba. Saat itu juga ditemukan didepan mereka satu poket sabu-sabu, satu botol, dua pipet,” sebutnya.

Kedua warga binaan itu, sambungnya, langsung diseret ke ruangan. Setelah itu, pihaknya menghubungi Kasat Narkoba Polres Bima Kota. “Hasil pemeriksaa urine Sat Narkoba sementara, keduanya positif,” katanya.

Untung mengaku, selama dirinya menjadi Kepala Rutan Bima, penemuan Narkoba di dalam Rutan Bima sudah dua kali. “Narkoba bisa saja masuk lewat tembok yang dilempar ke dalam oleh temannya diluar,” tuturnya.

Ia berjanji, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan penggeledahan besar-besaran. Setelah, pihaknya berkoordinasi dengan Polisi. “Temuan ini sudah kami laporkan juga ke Kanwil NTB,” tambahnya.

Di tempat berbeda, Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP. H. Taufik, SH membenarkan pihaknya dihubungi Kepala Rutan Bima dan diinformasikan penemuan Narkoba tersebut. “Barang bukti nya sudah kami terima,” ucapnya.

Kata dia, kedua napi itu saat diperiksa tidak mengakui jika Narkoba dan barang bukti itu milik mereka. Tapi mereka mengaku jika memakai Sabu-sabu dua hari yang lalu. “Meski keduanya mengelak Narkoba itu bukan milik mereka. Tapi hasil tes urine mereka positif,” katanya.

*Bin/Teta

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *