Kebakaran di Dodu, Satu Rumah Ludes

Kota Bima, Kahaba.- Satu rumah semi permanen di Kelurahan Dodu Kecamatan Rasanae Timur, Senin (14/9) sekitar pukul 12.30 Wita ludes terbakar. Rumah itu diketahui milik Juhra (38) warga RT 13 RW 05.

Satu rumah semi permanen yang hangus terbakar. Foto: Bin

Satu rumah semi permanen yang hangus terbakar. Foto: Bin

Belum diketahui penyebab kebakaran terjadi dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, akibat kebakaran tersebut kerugian korban ditaksir mencapai Rp.20 Juta.

Saat kebakaran terjadi, pemilik rumah tidak ada ditempat. Suami Juhra telah pergi ke Dompu. Sedangkan juhra dan dua anaknya berada di rumah orang tuanya tidak jauh dari lokasi kebakaran. Tetangga korban dibantu aparat Kepolisian Sektor Rasanae Rimur yang mengetahui kebakaran, berupaya maksimal memadamkan api dengan air seadanya.

Petugas pemadam kebakaran baru tiba dilokasi beberapa saat setelah api melahap seluruh bangunan rumah berukuran 4 x 6 meter tersebut. Kobaran api baru bisa dipadamkan dua unit Mobil Pemadam Kebakaran sekitar pukul 13.30 Wita.

Kapolsek Rasane Timur, IPTU Hasun yang dikonfirmasi Kahaba mengaku, belum dapat menyimpulkan apa penyebab kebakaran. Saat ini pihaknya masih berupaya untuk menyelidiki. Pendataan awal terkait kondisi rumah sebelum dan sesudah kebakaran sudah dilakukan.

“Kami belum dapat menyimpukan, masih kita lakukan penyelidikan dulu,” kata Kapolsek di lokasi kejadian.

Sementara itu, Ketua RT 13, Syamsuddin mengaku, tak tahu pasti bagaimana kronologis kejadian bermula. Dirinya hanya mendapatkan informasi dari warga, bahwa rumah Hamsa dan Juhra sudah terbakar. Setelah dapat informasi, Ia langsung menghubungi Pemadam Kebakaran.

“Pemilik rumah saat kebakaran tidak ada ditempat. Suami Juhra telah pergi ke Dompu. Sedangkan Juhra dan dua anaknya berada di rumah orang tuanya,” kata dia.

*Bin

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *