Lima Siswa SMAN 2, Diduga Dianiaya Guru

Kota Bima, Kahaba.- Lima siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Bima diduga menjadi korban tindak kekerasan oknum guru setempat. Penyebabnya, lantaran kelima siswa itu kerap dianggap lalai dalam mengikuti proses belajar mengajar di sekolah.

Ilustrasi

Ilustrasi

Tak terima anaknya menderita lebam, salah satu orang tua siswa informasinya melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Namun Kepala SMA Negeri 2 Kota Bima, Imran saat dikonfirmasi membantah kalau lima siswa setempat dianiaya. Ia mengaku, para siswa diberikan pembinaan karena sering lalai dalam mengikuti proses belajar mengajar.

“Kalaupun memang dipukul, itu hanya pukulan sayang untuk mendidik agar murid-murid ini bisa lebih baik ke depanya,” kata dia ditemui di sekolah setempat.

Terkait informasi ada siswa yang terluka dan melapor Polisi, diakuinya tidak benar. Sehingga Ia meminta tidak perlu dibesar-besarkan masalah yang sepele. Sebab kelima siswa tersebut, saat ini sudah masuk sekolah seperti biasanya. “Mereka sedang belajar di kelasnya sekarang,” ujar Imran.

Pantauan Kahaba.net, aktifitas guru, pegawai, maupun siswa terlihat normal dan tidak ada tanda-tanda keluarga siswa yang datang menuntut tanggungjawab dari pihak sekolah dan oknum guru tersebut.

*Deno

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *