Kelola Anggaran tak Transparan, Kepala SMPN 5 Disorot

Kota Bima, Kahaba.- Sejumlah penggunaan anggaran SMPN 5 Kota Bima disorot guru setempat. Selain tidak transparan, Kepala SMPN 5 Kota Bima acapkali mengambil kebijakan soal penggunaan anggaran tidak melibatkan jajaran guru.

SMPN 5 Kota Bima

SMPN 5 Kota Bima

“Dari penggunaan hingga pengelolaan anggaran, mulai dari dana Blok Grand senilai Rp 100 juta, DAK Rp 73 juta dan Dana BOS tidak pernah dirapatkan bersama jajaran guru. Pengelolaannya tertutup,” ungkap IA, yang meminta kepada Kahaba.net agar namanya diinisialkan, pekan lalu.

Bahkan, IA menduga, atasannya itu mulai pembagian tupoksi kerja tertutup, pembelian bahan bangunan dari dana blok grand dan DAK juga dikerjakan sendiri.

“Kepsek yang ini jauh berbeda dengan Kepala Sekolah sebelumnya. Karena seluruh anggaran dana BOS, DAK hingga bantuan dari Pemerintah selalu dirapatkan bersama seluruh jajaran guru setempat,” imbuhnya.

Terkait penggunaan DAK dan Blok Grand, sambungnya, sampai saat ini perubahan fisik di sekolah tidak tampak. Bagian yang diperbaiki atau yang dibangun baru pun tidak ada.

“Selama ini kami bingung, bagian fisik mana yang diperbaiki, karena yang kami lihat hampir tidak ada aktifitas,” sorotnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Kota Bima H. Hafid Ibrahim yang disambangi wartawan tidak ada di tempat. Dihubungi Via Telpon Celuller, tidak diangkat. Bahkan SMS tidak ada balasan.

*Eric

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *