Hari Pertama UN, Satu Sekolah Tak Kebagian Soal

Kabupaten Bima, Kahaba.- Pada hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Bima tak sepenuhnya berlangsung lancar. Pasalnya, diketahui satu sekolah tak kebagian soal untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.

Paket Soal Un (ilustrasi) / Tribunnews

Paket Soal Un (ilustrasi) / Tribunnews

Padahal, Bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran pertama yang diujikan pada Senin (4/4) pagi. Sekolah tersebut adalah Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kecamatan Bolo.

“Sekolah ini melaksanakan ujian kesetaraan Paket C setara dengan SMA sederajat,” kata Kasi Kurikulum Bidang Dikmen Dinas Dikpora Kabupaten Bima, Fatahurrahman, pagi tadi kepada kahaba.net.

Persoalan itu diketahui, setelah Ia mendapatkan laporan dari Staf Dikmen dan pihak sekolah setempat. Pada saat paket soal dibuka di Kantor Polsek Bolo, hanya ada enam amplop berisi soal.

“Semua soal mata pelajaran lain ada, kecuali Bahasa Indonesia,” terang Fatahurrahman di ruang kerjanya.

Untuk mengatasi kendala itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan sekolah setempat dan atasannya di Dinas Dikpora. Dia berharap, segera ada solusi meski pelaksanaan UN untuk sekolah dengan jumlah siswa 55 orang itu sedikit terlambat.

“Masalahnya, setiap soal itu beda sehingga kita kesulitan. Sementara kendala ini bukan dari sekolah atau dinas, tetapi dari pusat yang mengirimkan soal,” tandasnya.

*Ady

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *