Lahan Digerus Banjir, Petani So Tolo Na’e Sampungu Butuh Bronjong

Kabupaten Bima, Kahaba.- Ratusan warga pemilik lahan sawah di So Tolo Na’e Desa Sampungu Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, butuh bronjong. Sebab, lahan persawahan mereka nyaris habis terbawa arus banjir.

Kondisi sawah di So Tolo Na’e Desa Sampungu yang mulai habis digerus banjir. Foto: Noval

Kondisi sawah di So Tolo Na’e Desa Sampungu yang mulai habis digerus banjir. Foto: Noval

Menurut Ketua Kelompok Salenda Mone So Tolo Na’e, Ijman, jika ratusan hektar lahan itu tidak segera dibronjong, maka sebagian besar lahan akan terus tergerus banjir.

”Kalau musim hujan tiba dan banjir lagi, kami tidak bisa bayangkan semua lahan habis dibawa banjir,” ujarnya, Minggu (30/10).

Dia mengaku, sudah beberapa kali mengajukan proposal ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bima, agar bisa menggelontorkan anggaran bronjonisasi. Tapi hingga hari ini, proposal yang diajukan itu tidak ada realisasinya.

]”Semua lahan di So Tolo Na’e itu untuk menanam bawang,” katanya.

Mewakili petani lainnya, dia berharap agar pemerintah Kabupaten Bima dibawa kepemimpinan Hj. Indah Damayanti Putri merealisasikan permintaan masyarakat petani. Minimal di Tahun 2017 mendatang, anggarannya sudah bisa direalisasikan agar lahan yang terkikis itu bisa segera dibronjong.

*Noval

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *