Sebagian Korban Banjir Masih Bertahan di Pengungsian

Kota Bima, Kahaba.- Memasuki hari ke delapan pasca banjir bandang, jumlah pengungsi kian berkurang dan sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun sebagian kecil ada juga yang masih bertahan di tempat pengungsian.

Sebagian korban banjir yang masih bertahan di Masjid Baitul Hamid Penaraga. Foto: Ady

Seperti terlihat di Masjid Baitul Hamid Penaraga dan Masjid Nurul Iman Lewirato. Para pengungsi yang bertahan rata-rata yang rumahnya rusak parah, roboh dan tidak memiliki tempat tidur.

“Jumlah pengungsi di Masjid Baitul Hamid Penaraga saat ini tinggal sekitar 100 orang. Sebagian besar sudah kembali ke rumahnya,” kata Irman, Relawan dari Lembaga Kemanusiaan PKPU Bima, Sabtu pagi.

Kata dia, warga yang bertahan adalah mereka yang rumahnya rusak parah diterjang banjir, tidak memiliki tempat tidur. Untuk sementara mereka masih bertahan di lantai dua masjid sambil menunggu perbaikan rumah.

Begitu pula di Masjid Nurul Iman Lewirato jumlah pengungsi tinggal belasan orang saja. Aktivitas sebagian besar warga sudah berangsur pulih di rumahnya masing-masing.

“Selain yang rumahnya rusak di bantaran sungai, warga yang bertahan disini karena masih trauma dan kuatir banjir susulan,” kata Remon, warga Lewirato.

*Kahaba-03

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *